Perbandingan AMD FSR dan NVIDIA DLSS, Mana Lebih Bagus?

Perbandingan FSR dan DLSS
Perbandingan FSR dan DLSS

Kalau kamu sering main game, entah itu di PC jadul, laptop menengah, atau konsol, pasti pernah ngerasain dilema antara mau tampilan cakep tapi frame lag, atau frame stabil tapi grafis jadi standar.

Untuk mengatasi hal tersebut banyak gamer sekarang pakai trik “upscaling” supaya game tetap smooth tapi nggak bikin kartu grafis ngeden. Nah, di antara banyak teknologi upscaling itu, FSR dan DLSS adalah yang paling populer.

Nah apa bedanya dari 2 teknologi tersebut dan mana yang bisa menghasilkan grafis paling bagus dan optimal? Berikut kita akan bandingkan keduanya, jadi silahkan disimak ya!

Kelebihan AMD FSR Dibandingkan NVIDIA DLSS

Bicara soal teknologi upscaling, gak bisa dipungkiri kalau DLSS dari NVIDIA sering jadi topik hangat di kalangan gamer, terutama yang pakai GPU RTX.

Namun, FSR seringkali lebih diunggulkan daripada DLSS. Kenapa begitu? Yuk, kita ulik kelebihan FSR yang bikin banyak gamer mulai melirik teknologi ini.

Kompatibilitas Lebih Luas

Perbandingan FSR dan DLSS
Perbandingan FSR dan DLSS

Salah satu alasan utama kenapa FSR lebih unggu adalah karena kompatibilitasnya yang lebih luas dibanding DLSS. Kalau DLSS cuma bisa dinikmati oleh pengguna GPU NVIDIA RTX, FSR justru bisa dipakai di berbagai kartu grafis, termasuk GPU AMD dan NVIDIA.

Bahkan, buat kamu yang masih pake kartu grafis lawas seperti GTX 10-series, FSR tetap bisa ningkatin performa gaming tanpa perlu upgrade hardware yang mahal. Jadi, FSR ini emang fleksibel banget dan ramah budget.

Tidak Bergantung pada AI dan Tensor Core

Perbandingan FSR dan DLSS
Perbandingan FSR dan DLSS

Beda dengan DLSS yang mengandalkan teknologi AI dan tensor core untuk menghasilkan frame yang lebih halus dan tajam, FSR menggunakan metode upscaling spasial yang lebih ringan. Artinya, FSR nggak membutuhkan hardware khusus atau teknologi canggih seperti pada DLSS.

Meskipun kualitas visual FSR kadang-kadang kalah sedikit tajam dibandingkan DLSS 3.0, perbedaannya gak terlalu signifikan, terutama di resolusi tinggi seperti 1440p atau 4K. Malah, di beberapa kasus, FSR bisa memberikan kualitas gambar yang hampir setara dengan native resolution.

FSR Mendukung Berbagai Platform

Perbandingan FSR dan DLSS
Perbandingan FSR dan DLSS

Kelebihan FSR yang satu ini jelas nambahin poin plus buat AMD. Tidak hanya PC, FSR juga mulai merambah ke konsol seperti PlayStation 5 dan Xbox Series X.

Bagi para pengembang game, dukungan lintas platform seperti ini jelas menguntungkan. Cukup satu sistem upscaling yang bisa diterapkan di berbagai platform, memudahkan mereka untuk mengoptimasi kualitas visual tanpa perlu menyesuaikan dengan hardware yang berbeda-beda.

Buat gamer konsol, teknologi upscaling ini memberi kemudahan ekstra, karena mereka bisa menikmati peningkatan performa yang sebelumnya hanya tersedia di PC dengan hardware canggih. Jadi, meskipun kamu main di PS5 atau Xbox, kamu tetap bisa merasakan pengalaman gaming yang lebih optimal berkat dukungan FSR.

Integrasi FSR Lebih Mudah

Perbandingan FSR dan DLSS
Perbandingan FSR dan DLSS

Selain kompatibilitas yang lebih luas, FSR juga memiliki keunggulan dalam hal integrasi untuk para developer game. FSR adalah teknologi open-source yang bisa diakses melalui GPUOpen.

Dengan begitu, para pengembang game bisa dengan mudah menambahkan FSR ke dalam game mereka tanpa perlu khawatir soal biaya lisensi. Berbeda dengan DLSS yang bersifat eksklusif dan harus kerjasama yang dengan NVIDIA.

Proses integrasi FSR yang lebih simpel dan terbuka ini memberi pengembang lebih banyak kebebasan dalam mengembangkan fitur upscaling di game mereka.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, baik FSR maupun DLSS memiliki kelebihan yang bisa memenuhi kebutuhan gamer yang berbeda. DLSS unggul dalam hal kualitas visual yang lebih tajam dan imersif berkat penggunaan AI dan tensor core, sementara FSR menawarkan keunggulan dari segi fleksibilitas, kompatibilitas, dan harga yang lebih terjangkau.

Kalian tinggal pilih mana yang sesuai dengan spesifikasi perangkat serta kebutuhan kalian. Dan pastinya, kedua teknologi diatas bisa meningkatkan visual game yang pasti membuat pengalaman gaming jadi lebih seru.