Sistem gacha memang sudah jadi bagian yang nggak bisa dipisahin dari banyak game online sekarang, terutama yang free-to-play. Biasanya, kita harus melakukan roll atau pull untuk mendapatkan item tertentu, entah itu karakter atau senjata yang diincar.
Tapi, siapa yang nggak frustasi kalau sudah menyiapkan tiket atau gem dalam jumlah banyak, eh, pas digacha malah nggak dapet apa yang diinginkan? Apalagi, kalau tiket atau gem itu terbatas, kadaluarsa, atau ada sistem gacha yang malah bikin kita harus bayar lebih untuk mendapatkan karakter impian.
Nggak jarang, pemain jadi merasa terjebak dalam sebuah siklus yang nggak adil dan bikin kesel. Nah, di artikel ini, kita bakal bahas beberapa sistem gacha yang sering bikin pemain kesal, yang mungkin juga kamu pernah alami!
Sistem Gacha Buruk yang Sering Membuat Pemain Kecewa
Gacha memang jadi sistem favorit banyak game online sekarang, tapi nggak semua sistem gacha dirancang dengan adil. Beberapa sistem justru bikin pemain merasa terjebak atau bahkan kecewa karena mereka nggak bisa mendapatkan karakter atau item impian.
Berikut ini adalah 6 sistem gacha buruk yang sering bikin pemain kesal dan pengen banget bilang, “Ini nggak adil!”
Banner Limited yang Bikin FOMO

Sistem gacha yang satu ini jelas sudah nggak asing lagi. Banner terbatas, atau yang sering disebut limited banner, seringkali memaksa pemain untuk gacha hanya dalam waktu yang sangat terbatas, dan biasanya, hanya ada satu karakter atau item yang bisa kamu dapatkan.
Bayangkan aja, kalau kamu ketinggalan, kamu harus menunggu rerun yang nggak tentu kapan. Sistem ini bikin banyak pemain merasa tertekan dan takut kehilangan kesempatan. Di game-game seperti Genshin Impact, sistem ini bisa bikin FOMO (Fear of Missing Out) yang cukup parah.
Padahal, seharusnya karakter tersebut bisa dimasukkan ke dalam banner standar setelah periode limited berakhir, kan? Tapi ya, namanya juga pengen mengumpulkan uang, jadi sistem seperti ini tetap dipertahankan.
Karakter dan Senjata Terpisah

Sistem yang satu ini juga nggak kalah bikin kesel. Di beberapa game seperti Genshin Impact dan Zenless Zone Zero, karakter dan senjata dipecah jadi dua banner terpisah.
Jadi, kalau kamu ngejar karakter tertentu, tapi juga pengen senjata yang nyambung dengan karakter tersebut, kamu harus gacha dua kali!
Lebih parahnya, senjata signature untuk karakter tertentu sering kali punya performa yang jauh lebih baik, sehingga banyak pemain yang merasa dipaksa untuk menggali lebih dalam ke kantong mereka.
Sistem ini bikin kolektor atau pemain yang pengen ngejar meta jadi harus buang ribuan tiket gacha cuma buat dapetin karakter dan senjata yang sesuai.
Tiket Gacha yang Bisa Kadaluarsa

Kalau kamu pikir tiket gacha itu bisa disimpan dan digunakan kapan saja, coba cek lagi! Ada beberapa game, seperti Bombergirl dan Alice Gear Aegis, yang memutuskan untuk memberi batas waktu pada tiket gacha.
Bayangin, kamu udah nabung tiket untuk gacha di masa depan, eh pas waktunya datang, tiket tersebut sudah kadaluarsa dan hilang begitu aja. Ini jadi masalah besar bagi pemain yang pengen nunggu event atau banner tertentu yang sesuai dengan keinginan mereka.
Dengan adanya sistem kayak gini, kamu nggak bisa lagi santai, karena harus memanfaatkan tiket secepat mungkin sebelum waktunya habis.
Pembatasan Tiket dan Gem Gacha

Pernah nggak sih kamu ngerasa kayak nggak bisa menumpuk tiket gacha atau gem sebanyak yang kamu mau? Misalnya, di game Yu-Gi-Oh! Duel Links, kamu cuma bisa menyimpan maksimal 9.999 gem.
Kalau lebih dari itu, gem ekstra bakal masuk ke present box dan hangus begitu aja setelah beberapa waktu. Nggak cuma gem, tiket gacha pun sering kali dibatasi jumlahnya.
Contohnya, di Alice Gear Aegis, kamu cuma bisa menampung maksimal 50 tiket, dan kalau lebih, tiket-tiket tersebut bakal hangus tanpa ampun.
Sistem pembatasan kayak gini jelas bikin frustrasi para pemain, terutama yang suka nunggu momen spesial buat gacha besar-besaran.
Sistem Pity Khusus Gacha Berbayar

Sistem pity memang bisa jadi penyelamat bagi pemain yang sudah habis-habisan gacha, karena setelah sekian kali gagal, ada jaminan kamu bakal mendapatkan karakter SSR (Super Super Rare).
Sayangnya, ada beberapa game, seperti Alice Gear Aegis, yang membatasi sistem pity ini hanya untuk gacha berbayar saja. Artinya, pemain yang nggak mau mengeluarkan uang asli untuk gacha cuma bisa berharap tanpa jaminan.
Padahal, sistem pity seharusnya bisa memberi kesempatan yang lebih fair bagi semua pemain, bukan hanya yang mengeluarkan uang. Ini jelas jadi salah satu sistem gacha buruk yang nggak adil.
Karakter Limited Berbayar

Pernah denger tentang karakter limited yang cuma bisa didapatkan melalui currency berbayar? Game seperti Mist Train Girls sering banget pakai trik ini, di mana karakter langka atau limited bisa kamu dapatkan hanya dengan membeli jewel atau mata uang berbayar.
Bahkan, currency gratis nggak bisa dipakai buat gacha karakter limited ini. Sistem kayak gini tentu bikin pemain merasa nggak puas, karena mereka terpaksa harus mengeluarkan uang asli kalau mau dapetin karakter impian.
Sementara itu, pemain yang cuma mengandalkan currency gratis jadi nggak punya banyak pilihan, bahkan untuk mengejar karakter favorit.
Kesimpulan
Nah, itu dia, 6 sistem gacha yang sering banget bikin pemain kesal dan frustasi. Meskipun sistem ini ada karena alasan monetisasi, tetap aja, banyak pemain yang merasa nggak adil, terutama kalau harus mengeluarkan uang lebih demi dapetin apa yang mereka inginkan. Bagaimana menurut kalian?




