Di tahun 2026, persaingan chipset smartphone semakin memanas, salah satunya yaitu persaingan Snapdragon 8 Gen 5 dan Exynos 2600. Kedua chipset ini hadir dengan klaim performa yang gahar, namun dengan pendekatan yang sangat berbeda.
Bagi kamu yang lagi cari ponsel flagship terbaru, pasti sudah nggak sabar tahu, kan, mana yang lebih cocok untuk kebutuhanmu? Apakah kamu lebih butuh performa stabil dan gaming yang lancar, atau teknologi AI generatif yang canggih?
Yuk, kita ulas lebih dalam tentang keunggulan dan perbedaan kedua chipset ini, mulai dari arsitektur CPU hingga efisiensi daya. Siap untuk menjelajahi teknologi yang bakal mendominasi tahun ini? Ayo, kita bahas!
Perbedaan Snapdragon 8 Gen 5 dan Exynos 2600
Dua chipset flagship terbaru di tahun 2026, Snapdragon 8 Gen 5 dan Exynos 2600, hadir dengan banyak janji performa luar biasa. Masing-masing membawa keunggulan unik yang menarik perhatian para pengguna ponsel flagship.
Arsitektur CPU dan Fabrikasi

Salah satu perbedaan paling mencolok antara Snapdragon 8 Gen 5 dan Exynos 2600 adalah teknologi fabrikasinya. Snapdragon 8 Gen 5 menggunakan proses 3nm, yang memberikan keunggulan besar dalam hal efisiensi daya dan performa stabil.
Dengan CPU Qualcomm Oryon yang punya dua core prime berkecepatan tinggi 3,8 GHz dan enam core performance 3,32 GHz, performa keseluruhan chipset ini bisa meningkat 36% dibandingkan generasi sebelumnya.
Efisiensi daya juga meningkat 42%, dan penghematan daya SoC (System on Chip) mencapai 13%. Pokoknya, Snapdragon 8 Gen 5 benar-benar dirancang untuk tahan banting di berbagai situasi, baik itu gaming, multitasking, maupun penggunaan berat.
Di sisi lain, Exynos 2600 hadir dengan fabrikasi 2nm, yang nggak hanya lebih efisien dari segi daya, tapi juga lebih ramah lingkungan.
Dengan arsitektur deca-core berbasis Arm v9.3, Exynos 2600 menawarkan konfigurasinya yang sangat handal, satu core C1 Ultra berkecepatan 3,8 GHz, tiga core C1-Pro 3,25 GHz, dan enam core C1-Pro 2,75 GHz.
Hasilnya? Performa CPU yang naik 39% dibandingkan Exynos 2500. Keunggulan 2nm Exynos memang pada efisiensi daya, tetapi Snapdragon 8 Gen 5 tetap lebih unggul dalam hal kestabilan performa, terutama di beban berat.
Performa Grafis dan Gaming

Kalau ngomongin soal gaming, kedua chipset ini nggak main-main. Snapdragon 8 Gen 5 dilengkapi dengan GPU Adreno yang diperbarui, dengan performa yang meningkat hingga 11% dan efisiensi daya yang lebih hemat 28%.
Fitur-fitur seperti mesh shading, variable rate shading (VRS), dan Snapdragon Elite Gaming membantu chipset ini memberikan pengalaman bermain game yang stabil dan lancar, bahkan di game berat dengan frame rate tinggi.
Di sisi Exynos 2600, GPU Xclipse 960 nggak kalah menarik. Dikatakan dua kali lebih cepat dari pendahulunya, GPU ini mendukung ray tracing yang lebih baik dan menawarkan peningkatan hingga 50%.
Dengan teknologi Exynos Neural Super Sampling (ENSS), chipset ini meningkatkan kualitas grafis secara AI, menghasilkan resolusi yang lebih tajam dan frame tambahan yang sangat berguna, terutama saat bermain game dengan visual tingkat tinggi.
Keunggulan AI dan NPU

Berbicara soal AI, Snapdragon 8 Gen 5 dan Exynos 2600 punya pendekatan yang cukup berbeda. Snapdragon 8 Gen 5 membawa NPU Hexagon yang kini 46% lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
Dengan dukungan Qualcomm Sensing Hub, chipset ini mendukung aplikasi AI multimodal, seperti pengenalan gestur, asisten AI, serta pemrosesan bahasa secara lokal.
Namun, Exynos 2600 mengambil langkah lebih jauh dengan meningkatkan performa AI hingga 113%. NPU pada Exynos 2600 memang dirancang untuk memproses model generatif AI yang lebih besar langsung di perangkat.
Kamera dan Multimedia

Bagi kamu yang suka fotografi atau perekaman video, kedua chipset ini punya keunggulan tersendiri. Snapdragon 8 Gen 5 dilengkapi dengan ISP Spectra triple 20-bit, yang memungkinkan ponsel mendukung kamera hingga 320MP dan perekaman video 4K@120fps serta playback 8K@60fps.
Sementara itu, Exynos 2600 juga menawarkan kualitas fotografi yang nggak kalah impresif. Chipset ini mendukung kamera hingga 320MP, dengan dukungan teknologi Visual Perception System berbasis AI.
Perbandingan Hasil Benchmark

Hasil benchmark AnTuTu 10 menunjukkan bahwa Snapdragon 8 Gen 5 unggul dengan skor 2.969.231, sementara Exynos 2600 berada di angka 2.825.908.
Meskipun selisihnya hanya sekitar 140 ribu poin, ini cukup menunjukkan keunggulan Snapdragon 8 Gen 5 dalam hal optimasi performa keseluruhan. Untuk pengguna yang mengutamakan performa mentah dan stabilitas, Snapdragon 8 Gen 5 jelas lebih unggul.
Kesimpulan
Jadi, kalau kamu mencari chipset dengan performa mentah tinggi, kestabilan gaming, dan ekosistem yang matang, maka Snapdragon 8 Gen 5 adalah pilihan yang aman. Chipset ini sangat cocok buat gamer hardcore dan pengguna yang butuh performa stabil dalam waktu lama.
Tapi, kalau kamu lebih tertarik dengan teknologi AI generatif dan masa depan smartphone, Exynos 2600 bisa jadi pilihan yang sangat menarik. Dengan kemampuan AI yang lebih kuat dan fitur-fitur yang lebih futuristik, Exynos 2600 memberi gambaran tentang apa yang akan datang dalam dunia smartphone.




