Apakah Refresh Rate 144Hz dan 165Hz di HP Cuma Gimik?

Refresh Rate Tinggi
Refresh Rate Tinggi

Pernah nggak sih, lagi scroll sosial media atau main game di HP, terus tiba-tiba ngerasa layar terasa sedikit patah-patah atau nggak mulus? Itu sering banget kejadian, kan?

Nah, salah satu faktor yang mempengaruhi kelancaran tampilan layar itu adalah refresh rate. Terus, belakangan ini banyak banget HP yang udah dibekali dengan refresh rate tinggi, seperti 144Hz atau 165Hz.

Tapi, sebenernya seberapa penting sih refresh rate setinggi itu buat pengalaman kita sehari-hari? Apakah itu cuma sekedar gimik teknologi yang nggak terlalu berpengaruh, atau memang ada dampak nyata, terutama buat para gamer? Yuk, kita bahas lebih dalam!

Apa Itu Refresh Rate ?

Refresh Rate Tinggi
Refresh Rate Tinggi

Pernah nggak sih kamu ngerasa layar HP kamu terasa lambat pas scroll atau buka aplikasi? Nah, itu bisa jadi karena refresh rate yang rendah!

Refresh rate adalah jumlah gambar (frame) yang ditampilkan layar dalam satu detik. Semakin tinggi refresh rate, semakin mulus gerakan yang ditampilkan.

Dulu, kebanyakan HP cuma punya refresh rate 60Hz. Tapi sekarang, banyak HP yang menawarkan angka lebih tinggi, kayak 120Hz, 144Hz, bahkan 165Hz! Lalu, apakah itu berarti semakin tinggi angka refresh rate, semakin baik pengalaman kita?

Perkembangan Teknologi Refresh Rate

Sejak pertama kali smartphone muncul, teknologi layar terus berkembang. Kalau diingat-ingat, dulu banget, iPhone pertama yang dirilis pada 2007 cuma punya refresh rate 60Hz.

Tapi, seiring berjalannya waktu, Razer Phone jadi salah satu yang pertama kali memperkenalkan refresh rate 120Hz pada 2017. Sejak saat itu, semakin banyak HP yang merambah ke refresh rate 144Hz dan bahkan 165Hz, terutama di kalangan smartphone gaming.

Manfaat Refresh Rate yang Tinggi

Refresh Rate Tinggi
Refresh Rate Tinggi

Menambah Kenyamanan dalam Penggunaan

Buat kamu yang sering scroll Instagram, TikTok, atau sekedar browsing, refresh rate tinggi bisa bikin semua aktivitas itu jadi jauh lebih nyaman.

Dibandingkan dengan refresh rate 60Hz yang sering terasa patah-patah, layar dengan refresh rate 144Hz atau 165Hz bisa memberikan pengalaman yang jauh lebih mulus. Jadi, saat kamu menggulirkan layar, semuanya terasa lebih responsif dan enak dipandang.

Keunggulan untuk Gamer

Buat para gamer, terutama yang suka bermain game kompetitif, refresh rate tinggi bisa jadi game changer. Dengan refresh rate 144Hz atau 165Hz, gerakan dalam game jadi lebih halus, lebih responsif, dan pastinya pengalaman bermain jadi lebih imersif.

Terutama di game yang membutuhkan ketepatan dan kecepatan, seperti game FPS (First Person Shooter) atau MOBA, di mana setiap detik sangat berharga. Bahkan, motion blur yang biasa muncul saat gerakan cepat bisa diminimalkan.

Refresh Rate 144Hz dan 165Hz Tak Selalu Aktif

Refresh Rate Tinggi
Refresh Rate Tinggi

Pembatasan Penggunaan Berdasarkan Aplikasi

Tahukah kamu bahwa refresh rate tinggi seperti 144Hz dan 165Hz nggak selalu aktif di semua aplikasi atau aktivitas di HP. Misalnya, OnePlus 15 yang punya refresh rate 165Hz cuma aktif pada game yang mendukung 165 FPS.

Jadi, walaupun angka refresh rate-nya tinggi, nggak semua aplikasi bisa menggunakannya secara maksimal. Di banyak aplikasi lain, HP tetap menggunakan refresh rate standar, seperti 60Hz atau 120Hz, tergantung dari apa yang sedang kamu lakukan.

Memaksimalkan Penggunaan Refresh Rate

Biar refresh rate-nya maksimal, kamu perlu memastikan aplikasi yang kamu gunakan memang mendukung refresh rate tinggi ini. Misalnya, untuk gaming, pastikan game yang kamu mainkan bisa berjalan di 144Hz atau 165Hz.

Kalau nggak, layar kamu bakal tetap “terbatas” pada refresh rate standar. Selain itu, banyak HP yang sudah dilengkapi dengan fitur adaptive refresh rate yang bisa menyesuaikan refresh rate secara otomatis sesuai dengan penggunaan.

Dampak Negatif Refresh Rate Tinggi

Refresh Rate Tinggi
Refresh Rate Tinggi

Boros Daya dan Pengaruh terhadap Baterai

Satu hal yang harus kamu perhatikan, meskipun refresh rate tinggi bikin tampilan layar lebih mulus, penggunaan refresh rate 144Hz atau 165Hz bisa bikin baterai lebih boros.

Kenapa? Karena untuk menjaga kelancaran layar, komponen HP harus bekerja lebih keras, yang otomatis mempengaruhi konsumsi daya. Daya yang digunakan pun lebih banyak, sehingga baterai cepat habis.

Ini mengapa banyak HP dengan refresh rate tinggi sudah dilengkapi dengan teknologi adaptive refresh rate atau LTPO (Low-Temperature Polycrystalline Oxide), yang secara otomatis menyesuaikan refresh rate berdasarkan aktivitas, supaya baterai nggak cepat terkuras.

Pengaruh terhadap Suhu

Selain masalah baterai, menggunakan refresh rate tinggi juga bisa mempengaruhi suhu HP. Karena komponen dalam perangkat bekerja lebih keras, suhu perangkat bisa meningkat, dan ini berpotensi menurunkan performa perangkat dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, bisa disimpulkan bahwa refresh rate 144Hz dan 165Hz bukanlah sekedar gimik teknologi. Meskipun tidak selalu aktif di semua aplikasi, ia tetap memiliki fungsi yang sangat berguna, terutama untuk gamer dan mereka yang ingin tampilan layar yang lebih halus.

Memang, ada beberapa dampak negatif seperti boros baterai dan peningkatan suhu, tetapi dengan teknologi seperti adaptive refresh rate, kamu masih bisa menikmati manfaatnya tanpa khawatir perangkat jadi cepat panas.