Kalau kamu perhatikan komputer atau laptop yang sering kita temui sehari‑hari, pasti kebanyakan pake Windows, kan? Sementara perangkat dengan Linux itu relatif jarang banget, dan tampaknya cuma dipakai oleh segelintir orang aja.
Hal itu tentu bukan tanpa alasan, karena memang Windows dikenal jauh lebih ramah buat pengguna awam — tinggal nyalain, setup sebentar, langsung bisa dipakai kerja, main game, atau ngerjain tugas sekolah.
Di sisi lain, Linux sering kali butuh pengetahuan teknis yang lebih dalam, mulai dari instalasi, konfigurasi sampai troubleshooting yang bisa bikin pusing kalau kamu bukan tipe yang suka utak‑atik.
Bukan berarti Linux salah atau jelek, cuma memang kebanyakan orang milih yang praktis dan gampang dipakai langsung tanpa harus belajar dulu. Nah mau tahu lebih jauh? Mari kita bahas bersama-sama.
Penyebab Windows Lebih Banyak Dipakai
Dari sekolah sampai tempat kerja, hampir semua kita udah familiar sama sistem operasi komputer. Dua nama yang paling sering muncul pasti Windows dan Linux.
Walaupun Linux jadi favorit di kalangan developer atau orang yang suka “ngoprek”, kenyataannya Windows masih jadi pilihan utama mayoritas pengguna PC dan laptop di seluruh dunia.
Data terbaru nunjukin kalau pangsa pasar Windows di desktop global masih berada di kisaran ±71%, sementara Linux cuma sekitar ±4% aja — jauh banget bedanya.
Pengalaman Penggunaan Lebih Ramah

Salah satu alasan kenapa Windows sering jadi pilihan pertama adalah karena kemudahan penggunaan. Begitu kamu nyalain laptop baru, masukin sedikit set up awal dan semua udah siap pakai — browser ada, aplikasi dasar tersedia, tinggal nambah aplikasi favorit kamu.
Beda banget sama Linux yang memang terkenal lebih fleksibel, tapi kadang perlu pengetahuan teknis buat instalasi atau konfigurasi beberapa aplikasi. Bagi orang yang belum pernah nyentuh Linux, ini bisa bikin prosesnya terasa agak menantang.
Kompatibilitas Software

Kalau kamu butuh aplikasi‑aplikasi populer kayak Adobe Photoshop, Microsoft Office, AutoCAD, atau aplikasi akuntansi, mayoritas dari mereka memang dirancang khusus buat Windows.
Bahkan beberapa cuma jalan full di Windows tanpa versi Linux resmi. Itu kenapa buat profesional atau pekerja kreatif, kompatibilitas software Windows jadi poin super penting.
Di Linux ada banyak aplikasi alternatif yang keren, tapi gak semuanya bisa jadi pengganti persis dengan pengalaman yang sama di Windows.
Bahkan kalau pun pake software tambahan kayak Wine supaya beberapa aplikasi Windows bisa dijalankan di Linux, pengalaman dan dukungan resminya biasanya tetap kurang dibanding versi asli Windows.
Gaming & Dukungan Hardware

Kalau soal gaming di PC, Windows masih jadi platform nomor satu. Banyak game populer — termasuk yang berat seperti AAA titles — hanya tersedia penuh di Windows. D
itambah dukungan driver resmi dari produsen GPU kayak Nvidia dan AMD, fitur canggih seperti ray tracing dan DLSS juga berjalan optimal di Windows tanpa perlu setting ribet.
Bukan cuma game, perangkat lain seperti printer, scanner, maupun alat profesional kadang lebih gampang pakai di Windows karena vendor biasanya nyediain driver resmi buat OS ini. Tinggal install, konfigurasi sebentar, dan beres.
Integrasi Ekosistem & Dukungan Jangka Panjang

Windows gak cuma OS — dia jadi pusat ekosistem Microsoft yang luas banget. Dari Office Suite, Teams, OneDrive, sampai Active Directory, semuanya bisa sinkron satu sama lain dengan mulus.
Buat kerja tim, kolaborasi, atau aktivitas produktivitas lain, integrasi ini bikin pengalaman jadi jauh lebih efisien dan seamless.
Microsoft terkenal rajin ngeluarin update dan perbaikan sistem. Walaupun kadang update buat Windows bisa bikin beberapa orang gregetan, hal ini ternyata jadi cara mereka menjaga sistem tetap stabil dan aman buat jutaan pengguna di seluruh dunia.
Siapa yang Paling Cocok Pakai Windows?

Kita udah bahas banyak banget alasannya kenapa Windows masih jadi favorit banyak orang. Tapi siapa sih yang paling diuntungkan dari pakai Windows?
- Pelajar & pekerja umum, karena mudah dipakai, dukungan software lengkap
- Gamer, karena dukungan game dan driver top notch banget
- Profesional desain & engineering, karena aplikasi‑aplikasi penting mayoritas support penuh
- Perusahaan & kantor, karena ekosistem Microsoft membantu kerja tim lebih efisien
Kesimpulan
Singkatnya, meskipun Linux punya kelebihan di beberapa aspek seperti fleksibilitas, stabilitas, atau akses open‑source, Windows masih jadi OS yang paling lengkap, mudah dipakai, dan kompatibel untuk mayoritas kebutuhan sehari‑hari.
Kalau kamu cari kenyamanan, kompatibilitas luas, dan pengalaman langsung pakai tanpa repot, ya… Windows masih unggul banget dibanding Linux.




