Dengerin musik udah jadi bagian dari keseharian kita. Waktu bangun tidur, lagi santai sore, atau pas nge‑gym, playlist favorit selalu setia nemenin.
Tapi di balik pilihan layanan streaming yang makin banyak, ada dua nama yang sering banget dibanding‑bandingin, yaitu Spotify dan YouTube Music.
Keduanya punya jutaan lagu dan kemampuan rekomendasi pintar, tapi pengalaman dengerinnya bisa beda jauh tergantung fitur yang kamu pakai.
Nah, buat kamu yang sering mikir soal kenyamanan, fleksibilitas, dan fitur keren saat nonton musik, ada beberapa hal di Spotify Premium yang bikin pengalaman itu terasa lebih hidup dibanding YouTube Music.
Keunggulan Spotify Premium Dibanding Youtube Music
Kedua platform streaming musik ini memang seringkali jadi pilihan banyak orang. Karena memang koleksi yang mereka miliki sangat lengkap. Namun, jika dibandingkan, ada beberapa hal yang dimiliki oleh spotify namun tak akan kalian temukan di youtube music. Apa aja ya?
Streaming Musik Multi Device

Kamu pasti pernah lagi dengerin musik di hape tapi pengen pindah ke speaker pintar atau smart TV. Untuk memenuhi hal tersebut, ada fitur Spotify Connect.
Fitur ini memungkinkan kamu memutar musik melalui berbagai perangkat sekaligus tanpa putus. Misalnya, kamu mulai lagu di ponsel, terus mau switching ke speaker di ruang tamu, tinggal klik saja dan musik tetap lanjut tanpa jeda.
Hal yang bikin fitur ini unggul dibanding YouTube Music adalah kelancarannya dalam device switching. Sementara YouTube Music juga punya integrasi perangkat, Spotify Connect dianggap lebih mulus dan intuitif saat berpindah antar perangkat yang berbeda.
Jam Kolaboratif

Ini adalah fitur buat kamu yang suka denger musik bareng teman. Jam (atau Group Session) di Spotify Premium bikin beberapa orang bisa dengar lagu yang sama secara sinkron — meskipun masing‑masing pakai perangkat sendiri. Host Premium cukup share tautan sesi, lalu teman bisa join dan nambah lagu ke antrean secara langsung.
Bayangin kamu dan squad lagi remote party atau ngabisin waktu bareng, semua bisa nambah lagu favorit ke playlist tanpa perlu akun berbagi. Fitur seperti ini belum ada di YouTube Music dengan kualitas kolaborasi yang sama.
Playlist Kolaboratif dan Blend

Spotify juga unggul di cara bikin playlist bersama teman lewat playlist kolaboratif. Kamu bisa sharing playlist, terus semua orang yang diundang bisa nambah, hapus, atau ubah urutan lagu.
Selain itu ada fitur Blend menarik banget, playlist bisa gabungkan selera musik dari beberapa pengguna (sampai 10 orang) jadi satu daftar musik yang unik. Spotify bakal juga rekomendasi lagu baru yang cocok buat semuanya berdasarkan preferensi kolektif.
Kalau di YouTube Music bisa buat playlist bareng, tapi responsivitas, fleksibilitas, dan sentuhan sosialnya belum setara dengan apa yang ditawarkan Spotify.
Spotify Wrapped

Kalau kamu sering lihat orang‑orang share statistik musik favorit mereka di akhir tahun, itu namanya Spotify Wrapped. Kita bisa melihat ringkasan dari jumlah lagu yang paling sering kamu putar hingga genre favorit kamu sepanjang tahun.
Biasanya fitur selalu dinantikan banyak orang menantikan Wrapped setiap tahun. YouTube Music juga punya fitur Recap, namun belum bikin dampak viral dan interaktif seperti yang dilakukan Spotify Wrapped.
Canvas

Kalau kamu denger lagu di Spotify dan tiba‑tiba muncul visual pendek yang looping ketika musik berjalan — itu namanya Canvas. Fitur ini bikin tampilan lagu lebih personal dan menarik dibanding hanya album art diam.
Artinya, pengalaman dengar musik jadi terasa lebih immersive, apalagi kalau kamu suka visual menarik atau punya artis favorit yang unggah konten uniknya sendiri.
YouTube Music sampai sekarang belum benar‑benar punya fitur visual looping yang setara secara seamless di aplikasi musiknya.
Crossfade

Jeda antar lagu bisa bikin mood turun, terutama saat kamu lagi party atau olahraga. Nah, Spotify Premium punya fitur crossfade yang bikin dua lagu saling blend tanpa jeda hening.
Kamu bisa atur durasinya sesuai selera, jadi transisi antar track bisa lancar sesuai vibe playlist yang kamu bikin.
Fitur semacam ini bikin pengalaman denger musik terasa lebih smooth dan profesional — semacam mixtape yang dibuat DJ. Sementara di YouTube Music, pengaturan transisi lagu belum se‑detail ini.
Rekomendasi Musik Lebih Akurat

Salah satu hal yang bikin Spotify beda banget adalah kecanggihan algoritma rekomendasi musiknya. Fitur seperti Discover Weekly bakal ngenalin kamu playlist baru setiap minggu berdasarkan riwayat kamu denger lagu.
Ada juga Daily Mix dan playlist otomatis lainnya yang bikin kamu terus nemuin lagu‑lagu baru — bahkan yang belum pernah kamu dengar sebelumnya, tapi cocok banget sama selera kamu.
Walaupun YouTube Music punya sistem rekomendasi tersendiri dan bahkan mulai memperluas kemampuan AI‑nya, Spotify punya track record kuat dalam menghadirkan rekomendasi yang konsisten relevan.
Kesimpulan
Pada akhirnya, baik Spotify Premium maupun YouTube Music punya kelebihan masing‑masing buat dengerin musik setiap hari. Spotify Premium unggul dalam beberapa aspek, yang bikin pengalaman musik kamu terasa lebih personal dan interaktif.
Tapi bukan berarti YouTube Music kalah total. Layanan ini punya koleksi konten musik yang luas banget, termasuk video musik dan lagu‑lagu tak resmi yang susah banget kamu temukan di platform lain — apalagi kalau kamu sering nonton video di YouTube juga.




