Bagi kalian para pengguna produk Apple seperti iPhone, iPad, maupun MacBook, pasti sering banget pakai Safari buat aktivitas browsing setiap hari.
Peramban web yang satu ini memang dikenal handal buat jelajahi internet — cepat, simpel, dan nggak ribet kalau dibandingin sama browser lain kayak Chrome atau Firefox.
Tapi seperti halnya semua software, Safari juga nggak luput dari gangguan kecil sampai error yang kadang mengganggu aktivitas browsing kita.
Nah, mungkin kamu juga pernah ngalamin salah satunya — entah itu halaman nggak mau kebuka, loading yang stuck, sampai browser yang tiba‑tiba hang.
Tenang, kamu nggak sendirian kok! Di artikel ini, Jakarta Studio bakal kupas beragam masalah umum yang sering terjadi di Safari beserta cara‑cara buat ngatasinnya. Mau tahu kan?
Berbagai Kendala yang Sering Terjadi Pada Safari
Sebagai pengguna, tentu kita harus punya kemampuan troubleshooting jika terjadi kendala pada perangkat kita, termasuk di browser Safari. Kita harus tahu berbagai hal umum yang menyebabkan error dan mengganggu aktivitas serta apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya.
Error “Connection Is Not Private”

Saat kamu lagi asyik browsing, pernah nggak tiba‑tiba muncul tulisan “Connection is not private” di Safari? Ini adalah peringatan bahwa browser tidak bisa menjamin koneksi ke situs yang kamu buka aman.
Penyebabnya bisa beragam — mulai dari tanggal atau waktu di perangkat yang tidak sinkron, sertifikat keamanan situs yang bermasalah, sampai jaringan yang tidak stabil.
Kalau hal ini muncul, Safari sebenarnya lagi berusaha melindungi kamu dari situs berpotensi berbahaya. Sebagai solusi awal, kamu bisa coba muat ulang halaman, cek koneksi internet, atau buka situs itu di mode privat/incognito supaya cache lama tidak mengganggu koneksi.
Kalau tetap muncul terus, ada baiknya batalkan kunjungan dan pastikan dulu halaman yang dituju benar‑benar aman.
Safari Jadi Lambat

Kalau kamu merasa Safari yang biasanya cepat jadi lambat banget belakangan ini, itu bisa disebabkan karena banyaknya tab yang terbuka, cache yang numpuk, atau ekstensi yang nggak cocok.
Semakin banyak tab yang kamu biarkan aktif, memori browser bakal makin penuh dan membuat proses loading halaman jadi lebih berat.
Untuk mempercepat kinerja Safari, kamu bisa tutup tab yang tidak perlu, hapus cache dan cookie secara berkala, atau nonaktifkan ekstensi yang mungkin konflik dengan update Safari terbaru.
Kadang, cukup melakukan update Safari atau sistem operasi Apple kamu juga bisa mengatasi masalah performa ini karena banyak bug dan masalah performa ditangani lewat pembaruan resmi.
Safari Tidak Merespons atau Hang

Pernah klik suatu link lalu Safari cuma stuck dan tidak ngapa‑ngapain? Itu tanda bahwa Safari tidak merespons atau hang. Masalah ini cukup umum terjadi dan biasanya bukan indikasi error serius.
Hal pertama yang boleh kamu coba adalah menutup dan membuka ulang Safari karena kadang itu langsung bisa “me-reset” sistem sementara browser.
Selain itu, menghapus cache dan cookies yang mungkin bermasalah juga sering jadi solusinya, dan kalau perlu, restart perangkat kamu supaya semua proses aplikasi dimulai ulang.
Safari Sering Tertutup Sendiri

Safari yang tiba‑tiba crash atau tertutup sendiri pasti sangat mengganggu. Hal ini kadang terjadi setelah update sistem, perubahan setting, atau karena situs tertentu memakai skrip yang berat.
Untuk mengatasinya, pertama kamu bisa coba hapus riwayat dan data situs web supaya tidak ada data lama yang mengganggu, lalu restart perangkatmu.
Jika masalah masih muncul, kamu bisa pertimbangkan untuk mematikan JavaScript sementara melalui pengaturan lanjutan atau memastikan semua aplikasi dan Safari kamu sudah di‑update ke versi terbaru sehingga bug yang diketahui sudah diperbaiki oleh Apple.
Halaman Safari Reload Terus

Ada juga kasus di mana Safari terus melakukan reload otomatis saat membuka halaman web — dan ini sering berkaitan dengan kapasitas RAM yang hampir penuh karena banyak aplikasi aktif di latar belakang.
Karena Safari harus menyimpan data sementara di memori, saat RAM penuh, browser bisa kesulitan dalam memuat halaman lama dan halaman baru secara bersamaan.
Langkah yang bisa kamu lakukan adalah menutup aplikasi lain yang sedang berjalan supaya RAM lebih lega, atau menutup tab‑tab browser yang gak penting supaya Safari punya ruang untuk memproses konten baru.
Safari Tidak Bisa Memutar Video

Satu lagi masalah yang sering banget ditemui, dimana kita tidak bisa memutar video secara online. Penyebabnya bisa dari sisi halaman web atau dari Safari itu sendiri.
Kadang video yang ingin kamu tonton pakai format yang belum didukung dengan baik oleh browser, atau cache lama membuat pemutaran jadi errored.
Solusinya kalian bisa coba buka Safari dalam mode privat, muat ulang halaman web, atau hapus cookie & data situs web. Kalau masih gagal, pastikan juga Safari dan sistem operasi kamu sudah diupdate ke versi paling baru.
Sebagian URL Disembunyikan

Terakhir, ada kasus di mana Safari menyembunyikan bagian dari alamat situs (URL) di kolom alamat. Ini bisa bikin bingung ketika kamu ingin menyalin atau membandingkan alamat situs.
Seringkali, masalahnya cuma pengaturan tampilan URI. Kamu cukup buka pengaturan Safari → preferensi → lanjutan, lalu aktifkan opsi untuk menampilkan alamat situs web secara lengkap supaya kamu bisa lihat URL lengkap tanpa dipendekin lagi.
Kesimpulan
Bagaimana, apakah kalian sudah menemukan solusi atas masalah yang terjadi pada Safari? Semoga dengan informasi diatas bisa membantu. Jika kalian punya pengalaman atau pertanyaan lain, silahkan tulis di kolom komentar.




