Sama seperti saat kita memilih barang elektronik atau gadget, seringkali kita nggak terlalu memperhatikan siapa yang membuatnya, yang penting produk tersebut punya spesifikasi yang oke dan harga yang pas di kantong.
Nah, tahukah kamu kalau beberapa HP yang kita kenal dan pakai sehari-hari ternyata dibuat oleh perusahaan yang berbeda dengan merek yang ada di kotaknya? Itu dia yang disebut dengan HP ODM.
Tentu, nggak semua orang sadar dengan konsep ini, padahal ternyata banyak merek besar yang menggunakan jasa pembuatan produk dari perusahaan ODM. Lalu apa kelebihan dan kekurangan dari produk ODM ini? Yuk, kita kupas lebih dalam!
Apa Itu HP ODM?

HP ODM atau Original Design Manufacturer mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, padahal banyak produk yang kita pakai sehari-hari tanpa sadar adalah produk ODM.
Pada dasarnya, HP ODM adalah produk yang diproduksi oleh perusahaan ODM yang kemudian dijual ke merek lain untuk diberi label atau branding mereka sendiri.
Jadi, meskipun HP yang kamu pakai punya merek tertentu, bisa jadi yang membuatnya adalah perusahaan lain yang nggak terkenal di mata konsumen.
Perusahaan yang memproduksi HP ODM ini biasanya sudah punya desain dan spesifikasi produk yang mereka buat secara masal. Setelah itu, produk tersebut akan dibeli oleh perusahaan lain yang kemudian memberi merek atau melakukan rebranding, yang sering disebut dengan white-labelling.
Dalam proses ini, perusahaan pembeli bisa menambahkan beberapa sentuhan seperti perubahan desain atau spesifikasi produk agar lebih sesuai dengan identitas merek mereka.
Dengan cara ini, perusahaan yang membeli produk ODM bisa lebih hemat waktu dan biaya, karena mereka nggak perlu membuat produk dari nol.
Kelebihan HP ODM

HP ODM punya beberapa kelebihan, terutama bagi perusahaan yang ingin menekan biaya dan mempercepat waktu peluncuran produk.
Penghematan Biaya Produksi
Salah satu alasan mengapa perusahaan besar seperti Samsung atau Xiaomi memilih produk ODM adalah karena mereka bisa menghemat banyak biaya.
Bayangin aja, kalau perusahaan harus memulai dari awal dengan riset dan pengembangan (R&D), biayanya bisa sangat besar dan memakan waktu yang lama.
Nah, dengan menggunakan HP ODM, mereka cukup membeli produk yang sudah jadi, menambahkannya dengan branding mereka, dan siap dipasarkan.
Selain itu, proses produksi massal yang dilakukan oleh perusahaan ODM biasanya lebih efisien, sehingga biaya produksi per unit bisa ditekan. Ini juga yang membuat harga jual produk akhirnya lebih terjangkau bagi konsumen.
Mempercepat Waktu Masuk Pasar
Setiap perusahaan yang ingin tetap kompetitif harus bisa cepat meluncurkan produk baru. Dan produk ODM memudahkan perusahaan untuk masuk ke pasar dengan lebih cepat.
Mereka nggak perlu menunggu proses panjang untuk mengembangkan produk, karena produk sudah tersedia dan siap dipasarkan.
Kekurangan HP ODM

Meskipun HP ODM punya banyak keunggulan, produk ini juga nggak lepas dari beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, baik oleh perusahaan yang menggunakan produk tersebut maupun konsumen yang membeli.
Variasi Terbatas dan Kualitas Tidak Konsisten
Karena produk ODM diproduksi oleh perusahaan yang sama untuk banyak merek, seringkali kita melihat banyak produk dengan spesifikasi dan desain yang serupa di pasaran.
Hal ini bisa jadi keuntungan untuk perusahaan yang ingin menekan biaya, tetapi bagi konsumen, produk jadi terasa monoton.
Kadang kita sering menemukan HP dengan desain yang hampir sama meskipun mereknya berbeda. Ini karena mereka dibuat oleh perusahaan ODM yang sama, dengan sedikit atau bahkan tanpa perubahan signifikan.
Selain itu, meskipun produk ODM sering kali memiliki kualitas yang baik, kontrol kualitasnya cenderung lebih longgar dibandingkan jika perusahaan melakukan produksi sendiri.
Potensi Masalah Hukum dan Legalitas
Karena produk ODM tidak diproduksi langsung oleh merek yang memasarkan, ada potensi masalah hukum terkait hak cipta dan spesifikasi produk.
Perusahaan yang melakukan rebranding perlu memastikan bahwa mereka sudah memenuhi ketentuan hukum terkait perubahan desain atau penggunaan teknologi tertentu.
Merek-Merek Terkenal yang Menggunakan HP ODM

Salah satu fakta menarik adalah banyak merek besar yang kita kenal justru menggunakan produk ODM untuk memperluas jangkauan mereka.
Beberapa merek ternama seperti Samsung, OPPO, Xiaomi, dan Huawei menggunakan produk ODM untuk menciptakan variasi produk di kelas menengah, tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi untuk pengembangan produk baru.
Dengan strategi ini, mereka bisa lebih fokus pada pengembangan produk flagship mereka tanpa harus khawatir dengan persaingan di segmen menengah.
Tak hanya merek internasional, perusahaan lokal seperti Advan dan Lava juga menggunakan produk ODM. Bahkan, beberapa produsen besar asal China seperti Huaqin dan Wingtech menjadi pemasok utama untuk banyak merek global dan lokal.
Kesimpulan
Nah, itu dia tadi pembahasan tentang HP ODM! Ternyata, meski banyak orang nggak tahu, produk ODM punya peran besar di balik banyak HP yang kita pakai setiap hari.
Dari segi harga yang lebih terjangkau hingga waktu produksi yang lebih efisien, nggak heran kalau banyak merek besar yang memilih menggunakan produk ODM.
Namun, tentu saja, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, seperti variasi produk dan kontrol kualitas yang kadang bisa jadi kurang ketat.




