Keberadaan ekstensi pada browser memang seringkali membuat aktivitas browsing ataupun download kita jadi lebih mudah. Dengan begitu banyak plugin yang punya berbagai fungsi berbeda, kita bisa memaksimalkan pengalaman menggunakan internet di banyak browser.
Tapi, meskipun banyak yang memudahkan, terkadang ada juga ekstensi yang justru bisa dianggap berbahaya. Misalnya, ada yang bisa mengintip data pribadi, menyelipkan iklan-iklan yang nggak kita inginkan, bahkan ada yang bisa membuka celah di sistem komputer kita sehingga jadi sasaran empuk bagi hacker.
Dan lebih parahnya lagi, beberapa ekstensi ini bahkan bisa berjalan diam-diam, tanpa kita sadari, dan menyebabkan kerusakan yang cukup serius pada perangkat kita.
Nah, untuk itu penting banget buat kita tahu ekstensi mana saja yang sebaiknya dihindari, sehingga kalian tak jatuh ke dalam jebakan dan membuat perangkat lebih aman.
Plugin Browser yang Harus Kalian Waspadai
Berikut Jakarta Studio sudah rangkum beberapa jenis ekstensi browser yang harus kamu perhatikan dan bisa berisiko membahayakan keamanan perangkat.
Ekstensi Pengunduh Media

Kalau kamu suka download video atau audio langsung dari browser, pasti sering pakai ekstensi pengunduh media yang katanya bisa bantu satu klik langsung beres.
Tapi hati‑hati, nih — ekstensi semacam ini sering banget ngumpulin data pribadi seperti alamat IP, perilaku browsing, atau daftar situs yang kamu kunjungi.
Data itu bisa dipakai buat tujuan yang gak jelas atau bahkan dijual ke pihak lain yang sama sekali nggak kamu kenal.
Meskipun tools ini terlihat memudahkan, seringkali izin akses yang mereka minta jauh melebihi fungsinya, dan justru membuka peluang bagi pelaku jahat buat menyusupkan malware atau malah mencuri data penting kamu tanpa kamu sadar.
Adware & Spyware

Seringkali, banyak plugin yang menawarkan kemudahan, namun tapi di balik itu ekstensi tersebut justru bisa nyelipin iklan sendiri atau ngintip aktivitas browsing kamu.
Itu karena banyak adware dan spyware yang berkamuflase jadi tools berguna. Mereka bisa mencatat aktivitas sensitif, bahkan sampai login dan informasi pembayaran pengguna pun terancam kalau sudah terpasang.
Izin Akses Berlebihan

Pernah nggak sih kamu perhatiin saat install ekstensi, tiba‑tiba dia minta izin akses buat lihat semua data di situs yang kamu buka?
Itu nih salah satu tanda bahaya utama, karena izin kayak gitu sebenernya gak relevan dengan fungsi dasar ekstensi — misalnya yang cuma buat ganti warna tema browser.
Kalau sudah kayak gitu, besar kemungkinan si ekstensi lagi nyoba mencuri data, ngerubah setting tanpa sepengetahuan kamu, atau bahkan memantau aktivitas browsing secara diam‑diam.
Ekstensi “Cryptocurrency Mining”

Ini salah satu yang paling bikin nyebelin, ada ekstensi yang diam‑diam memasang skrip yang memanfaatkan CPU kamu untuk menambang cryptocurrency.
Alih‑alih nambah fitur bermanfaat, justru ekstensi kayak gini bisa bikin perangkat kamu jadi lemot, baterai cepat panas, dan konsumsi energi meningkat drastis.
Kegiatan semacam ini disebut cryptojacking, dan risikonya nggak cuma soal performa aja — tapi bisa bikin hardware cepat rusak kalau terus‑menerus dimaksimalkan.
Ekstensi Peniru Aplikasi

Gak sedikit ekstensi yang niru nama atau icon ekstensi populer buat menarik perhatian kamu. Sebenernya ini trik yang cukup licik: tampilannya mirip, tapi fungsi dan niatnya beda jauh — malah tujuannya bisa buat nyuri data atau masukin malware ke sistem kamu.
Misalnya, banyak ekstensi seolah‑olah jadi “ad blocker” atau “password manager” yang disalin dari versi resmi, padahal versi imitasi ini hanya tipu daya buat bikin kamu klik. Solusinya?
Selalu pastikan kamu unduh dari sumber resmi seperti Chrome Web Store atau Firefox Add‑ons, dan cari tahu dulu reputasi pengembangnya.
Ekstensi yang Jarang Update

Ekstensi yang gak pernah di‑update sering banget jadi sumber masalah. Kenapa? Karena bug dan celah keamanan di versi lama bisa dieksploitasi oleh hacker untuk masuk ke browser atau sistem kamu.
Bayangin aja, kamu pasang ekstensi yang udah setahun atau dua tahun nggak pernah diperbarui — berarti kemungkinan besar itu vuln atau lubang yang belum ditambal. Dan ini bisa jadi salah satu jalur ke perangkat kamu yang gak kamu sadari.
Ekstensi yang Ambil Kontrol

Terakhir, ada ekstensi yang punya kemampuan mantap buat mengubah setting browser tanpa izin kamu — contohnya ganti halaman awal, mesin pencari default, sampai redirect kamu ke situs tertentu yang penuh iklan atau malah berbahaya.
Ini masuk dalam kategori browser hijacking, yang sering digunakan buat cari milih trafik atau jebak pengguna.
Kalo kamu tiba‑tiba nemu homepage berubah sendiri atau mesin pencarimu nggak sama kayak yang kamu pilih, itu bisa jadi efek dari ekstensi nakal ini.
Kesimpulan
Pada akhirnya, ekstensi browser itu ibarat pisau bermata dua, di satu sisi bisa bikin aktivitas online kita makin gampang, tapi di sisi lain juga bisa berbahaya tanpa kita sadari.
Jadi sebelum install-install ekstensi, sebaiknya kalian cek dulu mulai dari review hingga pengembangnya. Pastikan bahwa plugin tersebut sudah terpercaya dan tidak berbahaya bagi perangkat kita.




