Cara Memilih Charger yang Aman Untuk HP Android atau iPhone

Cara Memilih Charger yang Aman Untuk HP Android atau iPhone

Charger (pengisian daya) merupakan salah satu perangkat elektronik yang dapat berfungsi untuk mengisi ulang energi ke dalam baterai perangkat portable seperti laptop, ponsel dan yang lain sebagainya.

Nah, komponen utama dari charger ini meliputi adaptor untuk mengubah daya dan kabel data atau kabel pengisi daya.

Di beberapa kasus kita pernah mengalami baterai smartphone yang rusak, salah satu penyebabnya yaitu karena kita salah dalam memilih charger.

Karena tanpa charger yang tepat, tentunya akan membuat baterai menjadi cepat habis atau proses pengisian daya yang menjadi lemot. Sehingga membuat berbagai aktivitas yang kita lakukan di dalam smartphone menjadi terganggu.

Apalagi saat ini banyak sekali pilihan charger yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan kita, sehingga jangan sembarangan memilih charger.

Sehingga penting sekali bagi kita untuk memilih charger yang aman demi kepentingan hp, yuk simak cara memilih charger yang tepat di bawah ini.

Cara Memilih Charger Yang Aman Untuk HP

Cara Memilih Charger Yang Aman Untuk HP

Berikut ini ada beberapa tips cara memilih charger yang aman untuk kebutuhan hp yang kamu gunakan:

1. Baca Keterangan Charger

Salah satu tips yang bisa kamu perhatikan untuk memilih charger yang tepat yaitu dengan membaca keterangan charger yang tertera pada bagian adaptor.

Biasanya bagian input akan menunjukkan tegangan listrik yang dapat diterima charger, misalnya yaitu 100 – 240 V, 50/60 Hz. Sedangkan bagian output bisanya menunjukan voltase dan arus yang akan dialirkan ke perangkat, misalnya 5 V, 2 A atau 9 V, 2 A.

Memeriksa spesifikasi charger dapat dilakukan untuk memastikan apakah charger kompatibel dengan perangkat gadget atau tidak.

Output charger yang tidak sesuai dengan kebutuhan hp tersebut akan menyebabkan pengisian daya baterai menjadi lebih lambat, baterai cepat rusak sampai bisa beresiko mengalami overheat.

2. Cek Keterangan Baterai

Sebelum kamu membeli charger yang baru, maka pastikan kamu mengecek keterangan baterainya terlebih dahulu, mulai dari voltase nominal, kapasitas mAh atau Wh dan jenis baterainya.

Hal tersebut tentunya sudah tertera pada bagian bodi smartphone, buku panduan manual atau situs resmi brand smartphone itu sendiri.

Maka jika menggunakan charger yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dibandingkan spesifikasi baterainya, biasanya perangkat akan mengalami kerusakan.

Kerusakan yang bisa terjadi yaitu pengisian daya baterai yang tidak efisien, baterai yang cepat panas, kapasitas baterai menurun lebih cepat bahkan bisa menyebabkan kerusakan permanen juga.

3. Cek Tegangan Charger

Cara selanjutnya untuk memilih charger yang aman yaitu dengan tegangan charger. Nantinya kamu bisa mencoba memeriksa spesifikasi tegangan atau voltase dan arus yang tercantum pada label charger.

Tegangan output dan arus ini akan mempengaruhi apakan charger tersebut cocok dengan perangkat yang kamu gunakan atau tidak.

Kamu bisa memilih charger dengan output dan protokol yang tepat supaya bisa mempercepat proses pengisian tanpa harus membebani baterai secara berlebihan.

Untuk itu, charger yang memiliki tegangan atau arus yang tidak sesuai lebih baik dihindari. Karena hal tersebut bisa menyebabkan panas berlebih, degrade baterai atau mengurangi umur perangkat.

4. Gunakan Charger Asli

Spesifikasi charger yang asli biasanya sudah dirancang dengan memenuhi standar keselamatan listrik, termasuk juga fitur proteksi terhadap lonjakan tegangan, over-current dan panas yang berlebih.

Hal tersebut tentu bisa berguna untuk mengurangi resiko korsleting overhead atau bahkan kerusakan permanen pada baterai maupun komponen internal perangkat.

Sedangkan untuk charger yang palsu atau murahan tanpa spesifikasi yang jelas tidak punya kemampuan yang baik untuk menjaga kestabilan arus dan juga tegangan.

Sehingga hal tersebut bisa menyebabkan proses pengisian daya baterai menjadi tidak optimal, sehingga menyebabkan baterai menjadi cepat rusak kapasitas menurun dan bahkan baterai bisa membengkak atau overheat.

Akhir Kata

Demikian informasi yang dapat kami bagikan mengenai cara memilih charger yang aman untuk HP. Semoga penjelasan singkat ini bisa membantu kamu lebih teliti sebelum membeli, memahami ciri charger yang berkualitas, serta menjaga perangkat tetap aman, awet, dan nyaman digunakan setiap hari.