Perbandingan 5 Chipset yang Setara dengan Snapdragon 6 Gen 1

Chipset yang Setara Snapdragon 6 Gen 1
Chipset yang Setara Snapdragon 6 Gen 1

Snapdragon 6 Gen 1 memang merupakan salah satu chipset yang sudah dirilis cukup lama, tepatnya September 2022. Namun sampai saat ini, chipset tersebut masih menjadi primadona khususnya di smartphone kelas menengah atau midrange. Karena memang ia termasuk salah satu prosesor yang sudah mendukung jaringan 5G sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang.

Ditambah lagi, Snapdragon 6 Gen 1 juga sudah dibekali dengan teknologi AI generasi 7. Sehingga membuat berbagai aktivitas seperti pemotretan dan perekaman video jadi lebih bagus hasilnya. Namun selain Snapdragon 6 Gen 1, juga ada banyak chipset lain yang dari segi spesifikasi dan performa bisa dibilang setara.

Nah dalam kesempatan kali ini, kita akan lihat beberapa chipset yang setara dengan Snapdragon 6 Gen 1. Mulai dari spesifikasi, performa hingga kelebihan dan kekurangannya akan kita kupas hingga tuntas. Mungkin juga bisa menjadi referensi bagi kalian yang sedang mencari smartphone kelas menengah yang bagus.

Mengenal Chipset Snapdragon 6 Gen 1

Chipset yang Setara Snapdragon 6 Gen 1
Chipset yang Setara Snapdragon 6 Gen 1

Pertama-tama, mari kita kupas terlebih dahulu tentang chipset Snapdragon 6 Gen 1 ini. Mulai dari spesifikasi, keunggulan hingga smartphone apa saja yang menggunakan Snapdragon 6 Gen 1 di pasaran.

Spesifikasi Snapdragon 6 Gen 1

Snapdragon 6 Gen 1 adalah chipset yang dirilis oleh Qualcomm pada September 2022, diarahkan untuk pasar menengah atau mid-range, dengan fokus pada konektivitas 5G. Salah satu fitur unggulan dari chipset ini adalah teknologi kecerdasan buatan (AI) generasi ke-7, yang memberikan dukungan khusus untuk pemotretan, perekaman video, dan pengalaman bermain game yang lebih baik.

Spesifikasi lengkap Snapdragon 6 Gen 1 adalah sebagai berikut:

  • Proses fabrikasi 4 nm, menawarkan efisiensi daya yang tinggi.
  • CPU delapan inti, terdiri dari empat core Cortex A78 (2,2 GHz) untuk performa tinggi dan empat core Cortex A55 (1,8 GHz) untuk efisiensi daya.
  • GPU Adreno 710, memberikan peningkatan rendering grafis hingga 35 persen.
  • Dukungan untuk RAM LPDDR5 dengan frekuensi hingga 2750 MHz, dengan maksimal bandwidth 22 Gbit/s.
  • Penyimpanan internal UFS 2.2 untuk kinerja baca-tulis yang cepat.

Keunggulan AI dan Performa

Chipset ini memiliki keunggulan dengan teknologi kecerdasan buatan generasi ke-7, memberikan peningkatan yang signifikan dalam pemrosesan gambar, perekaman video, dan kemampuan gaming. Qualcomm mengklaim peningkatan hingga 35 persen dalam rendering grafis dan 40 persen dalam pemrosesan aktivitas sehari-hari.

Performa chipset ini tercermin dalam skor benchmark, dengan mencapai 579.466 poin dalam AnTuTu v10, 946 poin (single-core) dan 2.767 poin (multi-core) dalam GeekBench 6, serta skor 2.367 dalam 3DMark Wild Life Performance.

Smartphone Dengan Snapdragon 6 Gen 1

Snapdragon 6 Gen 1 membuat debutnya bersama dengan perilisan Motorola Moto G Stylus 5G pada Mei 2023. Namun, perlu dicatat bahwa beberapa model ponsel dengan chipset ini, seperti Motorola Moto G Stylus 5G 2023 dan vivo Y100i, belum secara resmi dirilis di pasar Indonesia.

Kesimpulan Snapdragon 6 Gen 1

Snapdragon 6 Gen 1 menawarkan kombinasi yang kuat antara efisiensi daya, kinerja, dan kemampuan konektivitas 5G. Dengan AI generasi ke-7, pemrosesan grafis yang canggih, dan dukungan untuk teknologi terkini, chipset ini menghadirkan pengalaman pengguna yang memuaskan di segmen menengah. Meski begitu, pemilihan ponsel tidak hanya ditentukan oleh chipset, tetapi juga faktor lain seperti desain, kualitas kamera, dan layanan purna jual.

Daftar Chipset yang Setara Snapdragon 6 Gen 1

Chipset yang Setara Snapdragon 6 Gen 1
Chipset yang Setara Snapdragon 6 Gen 1

Kemudian, mari kita lanjut ke pembahasan tentang beberapa chipset yang memiliki performa kurang lebih hampir sama dengan Snapdragon 6 Gen 1. Sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan serta perbandingan untuk kalian yang mungkin sedang menjadi smartphone baru.

1. Snapdragon 778G

A. Spesifikasi dan Proses Fabrikasi

Snapdragon 778G, juga diproduksi oleh Qualcomm, dapat dianggap sebagai saingan sebanding dengan Snapdragon 6 Gen 1. Dengan proses fabrikasi 6 nm, chipset ini memiliki delapan inti CPU yang terdiri dari satu core Kryo 670 Prime (Cortex A78, 2,4 GHz) untuk performa, tiga core Kryo 670 Gold (Cortex A78, 2,4 GHz), dan empat core Kryo 670 Silver (Cortex A55, 1,8 GHz) untuk efisiensi daya. GPU yang digunakan adalah Adreno 642 dengan frekuensi 550 MHz.

B. Performa dan Skor Benchmark

Snapdragon 778G menampilkan performa yang solid dengan skor AnTuTu mencapai 602.374 poin, GeekBench 6 dengan skor 1022 (single-core) dan 2857 (multi-core), serta 3DMark Wild Life Performance sebesar 2.462. Dalam perbandingan, beberapa kelebihan yang dimiliki Snapdragon 778G meliputi skor AnTuTu, single-core, dan multi-core yang lebih tinggi dibandingkan Snapdragon 6 Gen 1.

C. Kelebihan dan Kekurangannya

Kelebihan:

  • Skor AnTuTu, single-core, dan multi-core lebih tinggi.
  • Skor 3DMark Wild Life Performance lebih tinggi.
  • Kecepatan clock CPU lebih tinggi (2,4 GHz vs 2,2 GHz).
  • Frekuensi RAM lebih tinggi (3200 MHz vs 2750 MHz).
  • Kecepatan unduhan lebih tinggi (3700 MHz vs 2900 MHz).

Kekurangan:

  • Proses fabrikasi tidak lebih efisien (6 nm vs 4 nm).
  • Dukungan resolusi kamera tidak lebih baik.

2. Exynos 1380

A. Karakteristik dan Proses Fabrikasi

Exynos 1380, produksi Samsung, merupakan chipset lain yang dianggap setara dengan Snapdragon 6 Gen 1. Dengan proses fabrikasi 5 nm, chipset ini memiliki delapan inti CPU yang terdiri dari empat core Cortex A78 (2,4 GHz) untuk performa dan empat core Cortex A55 (2 GHz) untuk efisiensi daya. GPU yang digunakan adalah Mali G68 MP5 dengan frekuensi 950 MHz.

B. Performa dan Skor Benchmark

Exynos 1380 mencapai skor AnTuTu sebesar 596.952 poin, GeekBench 6 dengan skor 1004 (single-core) dan 2759 (multi-core), serta 3DMark Wild Life Performance sebesar 2.819. Terdapat keunggulan seperti skor AnTuTu dan single-core yang lebih tinggi, serta kecepatan unduhan yang lebih cepat.

C. Kelebihan dan Kekurangannya

Kelebihan:

  • Skor AnTuTu dan single-core lebih tinggi.
  • Skor 3DMark Wild Life lebih tinggi.
  • Kecepatan clock CPU lebih tinggi (2,4 GHz vs 2,2 GHz).
  • Mendukung resolusi layar yang lebih tinggi.
  • Kecepatan unduhan lebih cepat (3.790 Mbps vs 2.900 Mbps).

Kekurangan:

  • Skor multi-core lebih rendah.
  • Proses fabrikasi tidak lebih efisien (5 nm vs 4 nm).

3. Dimensity 7050

A. Spesifikasi dan Proses Fabrikasi

Dimensity 7050, diproduksi oleh MediaTek, menggunakan proses fabrikasi 7 nm dan memiliki prosesor octa-core yang terdiri dari dua core Cortex A78 (2,6 GHz) untuk performa dan enam core Cortex A55 (2 GHz) untuk efisiensi daya. GPU yang digunakan adalah Mali G68 MP4 dengan frekuensi 80 MHz.

B. Performa dan Skor Benchmark

Dimensity 7050 mencapai skor AnTuTu sebesar 565.544 poin, GeekBench 6 dengan skor 961 (single-core) dan 2358 (multi-core), serta 3DMark Wild Life Performance sebesar 2.294. Meskipun memiliki keunggulan dalam clock speed CPU dan frekuensi RAM, beberapa kelemahannya termasuk skor AnTuTu dan multi-core yang lebih rendah.

C. Kelebihan dan Kekurangannya

Kelebihan:

  • Skor single-core lebih tinggi.
  • Clock speed CPU lebih tinggi (2,6 GHz vs 2,2 GHz).
  • Frekuensi RAM lebih tinggi (3200 MHz vs 2750 MHz).

Kekurangan:

  • Skor AnTuTu dan multi-core lebih rendah.
  • Skor 3DMark Wild Life Performance lebih rendah.
  • Proses fabrikasi bikin chipset lebih boros.
  • Kecepatan unduhannya tidak lebih kencang.

4. Snapdragon 7s Gen 2

A. Rincian Spesifikasi dan Keunggulan

Snapdragon 7s Gen 2, sebagai saingan paling mirip dengan Snapdragon 6 Gen 1 karena juga diproduksi oleh Qualcomm. Dengan proses fabrikasi 4 nm, chipset ini memiliki delapan inti CPU yang terdiri dari empat core Cortex A78 (2,4 GHz) untuk performa dan empat core Cortex A55 (1,95 GHz) untuk efisiensi daya. GPU yang digunakan adalah Adreno 710 dengan kemampuan yang belum diungkapkan.

B. Performa dan Skor Benchmark

Snapdragon 7s Gen 2 menunjukkan performa yang tangguh dengan skor AnTuTu sebesar 584.001 poin, GeekBench 6 dengan skor 1013 (single-core) dan 2966 (multi-core). Beberapa kelebihan mulai dari skor AnTuTu, single-core, dan multi-core yang lebih tinggi, serta frekuensi RAM yang lebih cepat (3200 MHz).

C. Kelebihan dan Kekurangannya

Kelebihan

  • Skor AnTuTu, single-core, dan multi-core lebih tinggi.
  • Clock speed CPU lebih tinggi (2,4 GHz vs 2,2 GHz).
  • Frekuensi RAM lebih tinggi (3.200 MHz vs 2750 MHz).

5. Dimensity 1080

A. Profil Chipset dan Proses Fabrikasi

Dimensity 1080 dari MediaTek, dengan proses fabrikasi 6 nm, menawarkan delapan inti CPU yang terdiri dari dua core Cortex A78 (2,6 GHz) untuk performa dan enam core Cortex A55 (2 GHz) untuk efisiensi daya. GPU yang digunakan adalah Mali G68 MP4 dengan frekuensi 800 MHz.

B. Performa dan Skor Benchmark

Dimensity 1080 mencapai skor AnTuTu sebesar 538.852 poin, GeekBench 6 dengan skor 974 (single-core) dan 2419 (multi-core), serta 3DMark Wild Life Performance sebesar 2.256. Beberapa kelebihan termasuk skor single-core yang lebih tinggi dan clock speed CPU yang lebih cepat.

C. Kelebihan dan Kekurangannya

Kelebihan:

  • Skor single-core lebih tinggi.
  • Clock speed CPU lebih tinggi (2,6 GHz vs 2,2 GHz).
  • Frekuensi RAM lebih tinggi (3.200 MHz vs 2.750 MHz).

Kekurangan:

  • Skor AnTuTu dan multi-core lebih rendah.
  • Skor 3DMark Wild Life Performance lebih rendah.
  • Proses fabrikasi tidak lebih efisien.

Kesimpulan

Bagaimana, lengkap bangetkan pembahasan tentang beberapa chipset yang setara dengan Snapdragon 6 Gen 1? Kalian bisa menggunakan informasi diatas sebagai bahan perbandingan jika ingin mencari smartphone yang performanya kurang lebih sama dengan yang menggunakan chipset Snapdragon 6 Gen 1. Semoga dengan informasi tersebut bisa membantu dan bermanfaat.