Terkadang, ketika kita main game, seringkali merasa kesal jika tingkat kesulitannya terlalu tinggi, yang malah bikin frustrasi. Sebaliknya, game yang terlalu mudah juga bisa bikin cepat bosan, karena tantangannya nggak cukup menantang.
Biasanya, pengembang game menyediakan beberapa tingkat kesulitan yang bisa dipilih oleh pemain, supaya mereka bisa menyesuaikan pengalaman bermain. Namun, kini ada sistem yang lebih canggih dan inovatif untuk mengatasi hal itu, yaitu sistem kesulitan adaptif.
Dengan sistem ini, game akan secara otomatis menyesuaikan tingkat kesulitan sepanjang permainan berdasarkan keterampilan dan kemampuan pemain itu sendiri.
Jadi, semakin jago kamu, semakin sulit dan menantang permainan yang kamu hadapi, dan sebaliknya. Inilah yang membuat pengalaman bermain game jadi lebih seru dan nggak pernah monoton!
Game dengan Sistem Kesulitan yang Adaptif
Game dengan tingkat kesulitan yang menyesuaikan dengan kemampuan pemain bukanlah hal baru, tapi seiring berjalannya waktu, sistem ini semakin canggih dan lebih terasa nyata dalam setiap pengalaman bermain.
Bagi banyak pemain, ini adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga keseruan dan tantangan dalam bermain, karena game-game ini memastikan kamu tetap merasa tertantang tanpa merasa kewalahan.
Berikut ini beberapa game yang punya sistem kesulitan adaptif, yang menyesuaikan diri dengan skill kamu.
Resident Evil 4

Resident Evil 4 adalah game yang memperkenalkan sistem kesulitan adaptif yang sangat canggih pada masanya. Dalam game ini, tingkat kesulitan dihitung berdasarkan berbagai faktor, seberapa akurat tembakanmu, berapa banyak damage yang kamu terima, seberapa sering kamu mati, dan jumlah resources yang kamu miliki.
Berdasarkan faktor-faktor ini, tingkat agresivitas musuh akan meningkat atau menurun. Jika kamu terlalu sering mati, musuh akan lebih agresif, dan jika kamu bermain sangat baik, game ini akan memberi lebih banyak tantangan.
Metal Gear Solid 5: The Phantom Pain

Metal Gear Solid 5: The Phantom Pain membawa konsep kesulitan adaptif ke tingkat yang lebih tinggi. Dalam game ini, musuh bisa belajar dari kebiasaan pemain.
Misalnya, jika kamu sering menembak musuh di bagian kepala, musuh akan mulai mengenakan helm di misi berikutnya untuk melindungi diri.
Kalau kamu sering meninggalkan mayat musuh di tempat terbuka, mereka akan lebih cepat bereaksi dan mencari tahu siapa yang membunuh teman mereka.
Dengan cara ini, musuh akan terus beradaptasi dengan cara bermainmu, membuat pengalaman permainan semakin menarik dan menantang.
The Elder Scrolls 4: Oblivion

The Elder Scrolls 4: Oblivion adalah salah satu contoh game RPG lawas yang mengubah cara kita melihat sistem kesulitan. Di game ini, tingkat kesulitan ditentukan oleh level karakter pemain.
Jadi, daripada game membuat level-area yang sudah ditentukan tingkat kesulitannya, Oblivion memungkinkan pemain untuk menjelajahi dunia game tanpa perlu khawatir soal musuh yang terlalu kuat.
Semakin kamu naik level, musuh di dunia permainan juga akan lebih kuat, memberi kamu tantangan yang semakin seru. Jadi, kamu bisa merasa bebas untuk menjelajahi berbagai area, tanpa terhalang level kesulitan yang memberatkan.
The Legend of Zelda: Breath of the Wild

Meskipun The Legend of Zelda: Breath of the Wild tampaknya tidak terlalu menekankan sistem kesulitan adaptif yang jelas, setelah pemain menggali lebih dalam, mereka menemukan bahwa game ini menggunakan sistem berbasis poin.
Dalam game ini, setiap musuh yang dibunuh memberikan poin. Ketika kamu mengumpulkan sejumlah poin tertentu, musuh-musuh yang muncul di area yang sama akan semakin kuat.
Jadi, seiring dengan peningkatan kemampuan pemain, game ini secara alami menambah kesulitan, memberikan pengalaman bermain yang terus berkembang dan tidak monoton.
Mario Kart 8

Siapa yang tidak suka dengan Mario Kart 8? Game balap seru ini memiliki mekanisme yang cukup unik. Jika kamu pernah merasa seperti “terperosok” di posisi paling belakang, jangan khawatir, karena game ini memberi keuntungan lebih besar untuk pemain yang berada di posisi bawah.
Biasanya, pemain yang tertinggal jauh di belakang akan mendapatkan item-item yang jauh lebih kuat seperti Spiny Shell atau Bullet Bill yang bisa membantu mereka meraih posisi terdepan.
Sistem ini menjaga keseimbangan permainan, sehingga meskipun kamu tertinggal, kamu masih punya kesempatan untuk mengejar dan merebut kemenangan.
Left 4 Dead 2

Kalau kamu penggemar game tembak-menembak dengan elemen survival, Left 4 Dead 2 pastinya tidak asing lagi. Salah satu keunikan game ini adalah cara AI mengatur kesulitan berdasarkan tekanan dan tingkat stres yang dirasakan pemain.
Misalnya, jika kamu dan timmu terpojok atau berada dalam situasi yang sangat tertekan, AI akan mengirimkan lebih banyak gerombolan zombie untuk memperburuk keadaan. Sebaliknya, jika kamu berhasil mengatasi tantangan, game akan mengurangi intensitas serangan musuh.
Kesimpulan
Dan itu dia, 7 game dengan sistem kesulitan adaptif yang bakal bikin pengalaman main kamu makin seru dan menantang! Dengan sistem ini, kamu nggak hanya berhadapan dengan musuh dan tantangan, tapi juga bisa melihat perkembangan skill kamu seiring berjalannya waktu.




