Selama hampir dua dekade terakhir, God of War sudah jadi nama besar yang susah dielakkan di dunia game. Serinya nggak cuma populer karena aksi brutal dan pertarungan epiknya, tapi juga karena cerita Kratos yang kompleks.
Kisah yang bermula dari prajurit Spartan penuh dendam hingga menjadi ayah yang harus menghadapi masa lalunya sambil membimbing putranya di dunia baru di mitologi Nordik.
Faktanya, franchise ini terus berevolusi dari waktu ke waktu, bikin banyak gamer penasaran dengan masing‑masing seri yang dianggap paling berkesan.
Nah, di artikel ini Jakarta Studio bakal mengulas 7 game God of War terbaik yang wajib dicoba, lengkap dengan cerita, gameplay, dan apa yang bikin tiap judul jadi legenda dalam sejarah game aksi petualangan.
Seri Game God of War Terbaik
Franchise ini udah jadi bagian dari sejarah video game selama hampir 20 tahun lebih, dari era PS2 sampai PS5 dan PC. Franchise ini dikenal banget karena memadukan aksi intens, cerita karakter yang kuat, dan eksplorasi mitologi Yunani serta Nordik yang bikin pemain terpikat.
Sampai sekarang, total ada puluhan game, spin‑off, dan koleksi dalam seri God of War yang mampu memanjakan gamer dari berbagai generasi.
Dan popularitas God of War itu merupakan hasil dari kombinasi beberapa hal yang menarik, diantaranya:
Gameplay yang seru: Kombinasi aksi cepat dan pertarungan mendalam yang memuaskan di setiap serinya.
Cerita yang bikin greget: Kisah dari Kratos yang diselimuti rasa balas dendam di era Yunani sampai peran sebagai ayah di era Nordik.
Mitologi yang dipadukan apik: Set setiap judul punya nuansa mitologi berbeda tapi tetap saling terhubung.
God of War (2005)

Kalau ngomongin God of War, kita wajib mulai dari yang pertama — God of War 2005 di PS2. Ini judul yang ngenalin Kratos sebagai karakter brutal tapi tragis dalam perjalanan balas dendamnya melawan para dewa Yunani.
Gameplay‑nya pakai kombinasi hack‑and‑slash klasik yang memuaskan banget ditambah dengan quick time event untuk nge‑finish musuh kuat yang bikin setiap pertarungan terasa seru.
Kreativitas desain bos, puzzle, dan cerita yang intens bikin seri ini jadi alasan franchise sampai terus hidup sampai sekarang.
God of War II

Versi kedua ini bisa dibilang penyempurnaan dari seri pertama. Di God of War II, elemen aksi makin dipoles, cerita makin megah, dan pertempuran terasa lebih berenergi.
Di dalam game, Kratos udah bukan sekadar Spartan biasa — ia menghadapi konflik yang makin kompleks dengan Zeus sendiri, yang bikin pengalaman permainannya terasa makin epik.
Banyak fans klasik menilai seri ini sebagai salah satu puncak aksi God of War klasik.
God of War III

Kalau kamu suka ledakan bos besar, pertempuran nonstop, dan narasi penuh drama, God of War III adalah puncaknya. Game ini jadi penutup saga Yunani yang penuh aksi mega‑scale, dari menumpas para Titan sampai duel terakhir lawan Zeus sendiri.
Visualnya yang kala itu luar biasa dan sistem pertarungan yang agresif bikin game ini jadi favorit banyak pemain. Serunya lagi, setiap boss fight di sini punya karakter unik dan kontrolnya super responsif.
God of War (2018)

Berbeda dari semua judul sebelumnya, reboot God of War 2018 bener‑bener ngubah cara kita melihat franchise ini, dimana ia bukan cuma fokus pada aksi, tapi juga narasi dan hubungan antar karakter.
Di sini Kratos sudah lebih tua dan bertualang bareng putranya, Atreus, di dunia mitologi Nordik. Gameplaynya juga bertransformasi jadi lebih strategis dan rasional, dengan kamera over‑the‑shoulder yang bikin pertarungan terasa lebih immersive.
Game ini bahkan menang banyak penghargaan Game of the Year karena berhasil menyentuh aspek emosional dan aksi sekaligus.
God of War Ragnarök

Lanjutan dari reboot 2018 ini mengambil kisah Kratos dan Atreus lebih jauh lagi di dunia mitologi Nordik. Ragnarök memadukan aksi epik, dunia luas yang bisa dijelajahi, dan cerita yang sinematik.
Ini bukan sekadar game aksi biasa, tapi juga sebuah epik petualangan yang layak jadi penutup saga Nordik untuk Kratos.
God of War: Ghost of Sparta

Kalau kamu ingin tahu lebih dalam tentang latar Kratos sebagai karakter, Ghost of Sparta adalah seri yang bisa bikin kamu memahami sisi emosionalnya lebih jauh.
Game ini lebih fokus ke eksplorasi psikologis dan sisi cerita yang lebih personal, terutama tentang saudara Kratos yaitu Deimos. Walaupun kadang kalah dari seri utama dalam hal skala, pendekatan naratifnya tetap menarik dan layak diapresiasi.
God of War: Sons of Sparta

Yang terakhir ini agak unik, Sons of Sparta hadir sebagai spin‑off 2D (lebih kayak platformer) yang mengeksplor masa muda Kratos dan hubungannya dengan Deimos.
Game ini jadi contoh gim mana seri God of War mencoba hal berbeda dari formula biasanya. Side‑scroll movement dan pendekatan visual yang retro jadi cirinya.
Respon dari komunitas dan kritik agak terbelah—ada yang menikmati inovasi, tapi banyak juga yang merasa game ini kurang nyambung dengan ekspektasi franchise utama.
Kesimpulan
Dengan semua game God of War yang sudah dirilis, kita telah melihat perjalanan hidup Kratos. Dari seorang prajurit spartan biasa, hingga menjadi sang dewa perang yang pendedam dan akhirnya jadi sosok ayah yang membimbing anaknya.
Banyak gamer yang begitu terikat dengan kisah kratos tersebut. Jadi tak heran jika sampai sekarang, seri GOW ini masih begitu diingat dan terus dinantikan kelanjutannya. Nah mana nih judul yang paling memorable untuk kalian?




