11 Jenis Printer dan Fungsinya Masing-Masing

Jenis Printer dan Fungsinya
Jenis Printer dan Fungsinya

Kalian tahu printerkan? Itu lho, perangkat yang bisa digunakan untuk mencetak dokumen atau foto ke dalam sebuah kertas. Nah mungkin banyak dari kalian yang hanya tahu sebatas itu saja, dan tidak tahu kalau printer itu ternyata ada banyak jenisnya. Ya, kalian tidak salah dengar, karena printer memang memiliki banyak jenis yang berbeda-beda.

Penjelasan Jenis Printer dan Fungsinya

Jenis Printer dan Fungsinya
Jenis Printer dan Fungsinya

Mungkin kalian pernah mendengar tentang printer inkjet, bubble jet, thermal dan lainnya. Itu adalah sebagian dari jenis-jenis printer yang masing-masing fungsi dan mekanismenya berbeda. Pengatahuan akan jenis printer ini cukup penting lho agar kalian tidak salah ketika akan membeli atau menggunakan sebuah printer sesuai dengan fungsi dan kegunaannya.

1. Printer Inkjet

Printer Inkjet adalah salah satu jenis printer yang paling umum digunakan, baik di perkantoran, sekolah, maupun untuk penggunaan pribadi di rumah. Printer ini mengeluarkan tinta dari cartridge untuk mencetak gambar atau dokumen. Keunggulan utama inkjet terletak pada kemampuannya mencetak dokumen dan gambar dengan kualitas baik dan detail tinggi.

Dengan adanya cartridge yang dapat diisi ulang, penggunaannya menjadi lebih ekonomis. Printer ini sangat fleksibel dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan cetak, termasuk mencetak gambar grafis yang lebih rumit. Jadi lebih cocok untuk berbagai macam keperluan pribadi ataupun usaha skala kecil.

2. Printer Thermal

Printer Thermal merupakan perangkat pencetak yang umumnya digunakan untuk mencetak struk belanja di kasir serta berfungsi sebagai mesin Fax. Dalam proses pencetakannya, printer ini menggunakan gelombang panas yang canggih untuk menghasilkan teks atau gambar pada kertas tanpa memerlukan tinta.

Kelebihan utama printer thermal adalah kemudahan penggunaan dan perawatan karena tidak memerlukan tinta, serta telah tersedia versi dengan konektivitas Bluetooth. Namun, printer thermal memiliki keterbatasan, seperti tidak dapat mencetak berwarna, ukuran kertas yang cenderung lebih kecil, dan tidak cocok untuk mencetak grafis yang rumit.

3. Printer DTG (Direct to Garment)

Printer DTG atau Direct to Garment adalah teknologi printer terbaru yang digunakan untuk digital printing pada bahan kain, terutama kaos. Berbeda dengan printer konvensional, printer DTG menggunakan tinta tekstil untuk menghasilkan gambar yang sempurna dan dapat menempel dengan baik pada bahan kain.

Keunggulan printer ini terletak pada kemampuannya mencetak gambar dengan ribuan warna, memberikan hasil cetak yang tajam dan merata. Printer DTG juga tidak memerlukan media transfer paper dan mesin press kaos, menjadikannya pilihan yang bagus untuk usaha sablon kaos dan cetakan kain lainnya.

4. Printer Laserjet

Printer Laserjet menggunakan teknologi laser dalam proses pencetakannya. Laser mengeluarkan sinar pada drum, membentuk pola gambar pada kertas dengan mengontrol toner menggunakan panas dan tekanan. Keunggulan utama printer ini terletak pada kecepatan kerja yang tinggi dan kualitas cetak yang superior.

Berbeda dengan printer inkjet yang menggunakan tinta cair, Laserjet menggunakan tinta bubuk. Meskipun memiliki kinerja yang unggul, printer Laserjet cenderung memiliki harga yang lebih mahal, sehingga sering digunakan dalam usaha percetakan yang membutuhkan kapasitas produksi besar.

5. Printer LED / LCD

Printer LED, meskipun mirip dengan Laserjet, memiliki perbedaan utama dalam penggunaan teknologi light emitting diode (LED) sebagai pengganti laser. Printer ini pertama kali dikembangkan oleh perusahaan printer ternama, OKI, pada tahun 1989.

Meskipun mirip, perbedaan teknologi ini membuat printer LED lebih efisien dalam beberapa aspek. Penggunaan teknologi LED memungkinkan printer ini untuk memberikan kualitas cetak yang baik dengan tingkat konsumsi energi yang lebih rendah dibandingkan dengan printer Laserjet.

6. Printer Dot Matrix

Printer Dot Matrix bekerja dengan cara menekan jarum pada pita di atas kertas untuk membentuk karakter atau pola gambar. Printer ini pernah populer tetapi kini dianggap ketinggalan zaman karena menghasilkan suara berisik dan memiliki kualitas cetak yang kurang baik dibandingkan dengan printer jenis lain. Namun, printer Dot Matrix memiliki kelebihan dalam mencetak banyak salinan teks yang sama dalam waktu yang cepat menggunakan bantuan penyalin karbon.

7. Printer Solid Ink

Printer Solid Ink menggunakan tinta padat berbentuk lilin yang dilelehkan dengan bantuan teknologi panas dari mesin printer. Hasil cetakan dari printer ini memiliki tekstur seperti tetesan lilin yang membeku. Teknologi ini populer pada tahun 1980an sebagai solusi alternatif terhadap mahalnya tinta cair yang digunakan pada jenis printer lain. Meskipun perlahan ditinggalkan, printer Solid Ink memiliki keunikan dalam penggunaan tinta padatnya.

8. Printer Label

Printer Label dirancang khusus untuk mencetak label dalam jumlah besar dengan cepat dan hasil yang memuaskan. Selain mencetak label, printer ini juga cocok untuk mencetak barcode dan stiker. Penggunaan umumnya terdapat pada usaha kecil yang memerlukan pencetakan label produk atau pengiriman.

9. Printer All In One

Seperti namanya, Printer All In One menyatukan beberapa fungsi dalam satu perangkat, termasuk mencetak dokumen, scanner, fax, dan fotocopy. Kehadiran printer ini sangat praktis, terutama untuk keperluan perkantoran atau rumahan yang membutuhkan semua fungsi tersebut dalam satu perangkat.

10. Printer Plotter/Wide Format Printing

Printer Plotter digunakan untuk mencetak desain grafis pada media besar seperti banner, poster, dan vinyl. Karena digunakan untuk mencetak grafis dengan ukuran besar, printer ini memiliki ukuran fisik yang besar pula. Biasanya ia digunakan pada percetakan besar yang membutuhkan kemampuan cetak pada media dengan ukuran yang lebih besar daripada printer konvensional.

11. Printer Bubble Jet

Printer Bubble Jet sering digunakan untuk mencetak foto langsung dari kamera tanpa bantuan komputer. Dilengkapi dengan port USB dan Card Reader untuk membaca foto, printer ini memudahkan pengguna dalam proses cetak foto. Printer jenis ini cocok banget untuk kebutuhan cetak instan.

Kesimpulan

Itulah beberapa jenis perangkat printer yang masing-masing memiliki mekanisme dan fungsi yang berbeda-beda. Beberapa diantaranya sudah mulai ditinggalkan dan tidak banyak digunakan lagi karena teknologinya sudah ketinggalan jaman. Nah semoga dengan informasi tersebut bisa bermanfaat bagi kita semua.