7+ Pengertian Domain Name System : Kelebihan, Cara Kerja DNS

7+ Pengertian Domain Name System : Kelebihan, Cara Kerja DNS

JSMedia – Pengertian Domain Name System atau DNS yaitu sebuah sistem mengubah URL website pada bentuk IP address. Jika tanpa menggunakan DNS, maka Anda wajib mengetikkan IP address dengan lengkap. Berkat dari DNS, maka Anda cukup mengingat nama domain lalu memasukkannya ke dalam address bar.

Pada saat mengunjungi sebuah website tugas dari DNS yaitu menghubungkan url atau uniform resource locator dengan IP address atau internet Protocol Address, secara normal digunakan untuk mengakses internet. Sedangkan DNS menerjemahkan domain tersebut dalam bentuk IP address.

Pengertian Domain Name System

Pengertian Domain Name System

Pada saat mengakses internet, Anda memang perlu mengetikkan IP address pada sebuah website. Sebagian orang menganggap bahwa cara ini sangatlah merepotkan dan cukup membuang-buang waktu. Namun tenang saja, berkat adanya sistem DNS maka Anda dapat mengakses internet dengan mudah.

Sebenarnya DNS mempunyai fungsi dengan cara meminta informasi IP address pada sebuah website berdasarkan dari nama domain. Selain itu, DNS juga meminta informasi url pada sebuah website berdasarkan dari IP address yang dimasukkan.

Setelah itu, DNS akan mencari server yang sesuai untuk mengirimkan sebuah email. Kemudahan inilah yang membuat Anda harus mengetahui dan paham dengan DNS.

4 Kelebihan DNS

4 Kelebihan DNS

Jika Anda sudah mengetahui apa itu pengertian Domain Name System, maka selanjutnya mengetahui apa saja kelebihan yang dimilikinya. Adapun kelebihannya adalah seperti berikut ini:

1. Lebih Aman

Pada saat menggunakan sistem DNS, maka seluruh aktivitas transfer data secara online melalui server DNS. Namun tenang saja, karena keamanannya terjaga. Sedangkan sistem tersebut melakukan pencegahan, agar peretasan yang dilakukan pihak tidak bertanggung jawab dapat diatasi.

Dengan demikian, maka website menjadi lebih aman dan tidak akan disalahgunakan oleh pihak lain yang dapat merugikan diri Anda.

2. Mudah Dikonfigurasi

Kelebihan kedua jika menggunakan DNS yaitu lebih mudah dikonfigurasi. Terutama ketika terjadi kendala di bagian IP address yang digunakan. Anda dapat melakukan penggantian dengan IP yang berbeda dengan sangat mudah.

Caranya cukup dengan melakukan update data untuk pencocokan IP address dan DNS. Sementara hal ini berhubungan erat dengan cara kerja DNS.

3. Penggunaan Lebih Konsisten

Walaupun terjadi perubahan di bagian IP address yang sedang digunakan, Anda tetap dapat menggunakan nama ids yang sama. Hal ini membuat akses pengunjung pada salah satu website tetap dapat dilakukan walaupun sudah melakukan penggantian IP address.

4. Mudah Berinternet

Dengan adanya DNS, maka pengguna akan lebih nyaman dan mudah untuk mengingat nama website. Hal ini tentu berbanding balik dengan deretan angka IP address yang cukup membingungkan jika harus diingat.

Hal ini berarti bahwa DNS juga sudah berhasil menjembatani komunikasi antara komputer dengan pengguna internet.

4 Cara Kerja DNS

4 Cara Kerja DNS

DNS dapat bekerja melalui beberapa tahapan. Hal ini bisa dimulai melalui proses meminta informasi maupun DNS query. Setelah itu, dilanjutkan pada tahapan-tahapan lain. Untuk lebih jelasnya bisa mengetahui cara kerja DNS seperti berikut:

1. DNS Query

Perlu diketahui bahwa DNS query adalah istilah teknis untuk meminta informasi perihal IP address. Untuk tahapan ini dapat dimulai pada saat pengguna mengetik URL kebagian address bar. DNS server akan mencari informasi pada file host.

Apabila informasi yang dicari tidak ada, maka server berusaha mencari rekaman informasi yang pernah dicatat oleh sistem atau cache. Pada tahap awal ini ada tiga jenis DNS query seperti iterative query, recursive query, maupun non Return DNS.

Baca Juga: Pengertian Web Server : Cara Kerja, Fungsi dan Jenis-Jenis Web Server

2. Recursive Resolver

Recursive ini menjadi tahapan melakukan pencarian informasi. Pada saat user memasukkan URL, namun tidak menemukan hasil yang valid pada cache maka sistem mencari informasi pada cache penyedia internet.

3. Root Name Server

Root server bisa dikatakan semacam database yang akan menjawab segala persoalan perihal IP address atau nama domain. Untuk server ini tidak mempunyai jawaban yang tepat ketika mencari informasi yang sedang dicarinya dan meneruskan permintaan informasi ke pihak yang mengetahuinya.

4. TLD Name Server

Berasal dari root name server, maka server membaca jenis informasi yang dicari pada top level domain. Dengan membaca informasi, maka sistem akan meneruskan pencarian ke server yang benar-benar mempunyai data yang sedang dicari.

Setelah membaca penjelasan di atas, maka Anda sudah paham pengertian Domain Name System, bukan? DNS menjadi sistem yang lebih memudahkan para pengguna pada saat melakukan browsing di internet. Hal ini dikarenakan Anda tidak perlu lagi mengingat alamat website dalam bentuk angka.