Browser Mana yang Lebih Aman, Brave atau Chrome?

Perbandingan Brave dan Chrome
Perbandingan Brave dan Chrome

Setiap hari pasti kita menjelajahi internet — mulai dari scrolling media sosial sampai nyari tugas sekolah atau kerjaan di internet. Tapi pernah gak kamu ngerasa risih karena tiba‑tiba iklan nyerobot, atau merasa kayak dikuntit online oleh rekomendasi yang terlalu tahu banyak tentang kamu?

Nah, itu semua sebenarnya berkaitan sama gimana browser yang kita pakai ngatur dan jaga data pribadi kita. Mungkin kalian pakai browser yang punya sistem keamanan kurang baik, sehingga privasi kurang terjaga.

Nah diantara banyaknya browser yang menawarkan sistem keamanan dan privasi data, mungkin Brave Browser salah satu yang sering direkomendasikan.

Pasti banyak dari kalian yang masih asing dan belum terlalu mengenal browser satu ini. Maka dari itu, Jakarta Studio akan membahasnya, khususnya dari segi keamanan dan seberapa baik jika dibandingkan dengan Google Chrome.

Perbandingan Brace dan Google Chrome

Kalau berselancar di internet, penting untuk memilih browser yang bisa menjaga keamanan data dan privasi kita. Mungkin banyak dari kalian yang menggunakan Google Chrome, tapi mungkin kalian juga akan tertarik mencoba Brave Browser.

Meskipun keduanya sama‑sama pakai mesin Chromium, cara mereka memperlakukan privasi dan keamanan data pribadi itu beda banget.

Berdasarkan perbandingan resmi dari pengembang Brave, browser ini fokus banget ke privasi, performa cepat, dan blokir pelacak secara default — yang menurut mereka membuat Brave terasa jauh lebih private‑centric dibanding Chrome.

Sementara Chrome sendiri sejauh ini masih jadi browser paling populer karena integrasi mulus bersama ekosistem Google, tapi sisi pengumpulan data untuk personalisasi iklan menjadi perhatian tersendiri.

Nah untuk lebih lengkapnya, mari kita simak pembandingan dalam artikel berikut ini.

Fokus Privasi

Perbandingan Brave dan Chrome
Perbandingan Brave dan Chrome

Salah satu hal yang bikin Brave menarik adalah fitur Shields yang aktif sejak pertama kamu pasang browser ini — tanpa perlu setting manual. Fitur ini memblokir iklan, pelacak pihak ketiga, cookie pihak ketiga, dan praktik fingerprinting secara otomatis.

Intinya, Brave berusaha ngejaga privasi pengguna sejak awal, karena semua itu sudah jadi standar di browser ini. Dalam banyak perbandingan independen, Brave menang di sisi blokir pelacakan karena pengaturan defaultnya memang privacy‑first.

Di sisi lain, Chrome memang punya fitur seperti Incognito dan Safe Browsing, tapi itu lebih ke arah keamanan dari situs berbahaya ketimbang menjaga data aktivitas browsingmu dari pelacakan iklan.

Pengembangan yang Berbeda

Perbandingan Brave dan Chrome
Perbandingan Brave dan Chrome

Walau Brave dan Chrome sama‑sama dibangun di atas mesin Chromium open source, cara mereka “merombak” teknologi itu sangat berbeda.

Karena basisnya masih Chromium, kedua browser ini sebenarnya memiliki arsitektur keamanan tingkat tinggi dan kemampuan untuk isolasi tab agar virus atau jebakan malware tidak menyebar begitu saja.

Tapi yang bikin Brave sedikit lebih private adalah penghapusan elemen pelacakan milik Google yang masih ada di Chrome, serta optimasi kode supaya pelacakan data pengguna seminimal mungkin.

Sistem Pengumpulan Data

Perbandingan Brave dan Chrome
Perbandingan Brave dan Chrome

Salah satu alasan kenapa Chrome jadi begitu ‘besar’ adalah karena ia bagian dari sistem data raksasa Google. Artinya, Chrome bisa memanfaatkan informasi seperti riwayat pencarian dan lokasi untuk meningkatkan pengalaman personalisasi — tetapi itu juga berarti data itu bisa masuk ke server Google dan dipakai untuk layanan iklan.

Ini bukan berarti Chrome “tidak aman,” tapi lebih ke dua sisi: Google punya sistem perlindungan malware dan ancaman digital yang kuat seperti Safe Browsing, namun pengumpulan data tetap terjadi demi dukung model bisnis mereka.

Kalau kamu gak nyaman dengan model itu, Brave menawarkan cara berbeda, dimana data kamu gak disimpan di server Brave dan tidak dijual ke pihak ketiga.

Kinerja Browsing

Perbandingan Brave dan Chrome
Perbandingan Brave dan Chrome

Salah satu efek samping positif dari privasi ketat adalah kecepatan akses web yang lebih tinggi. Karena Brave memblokir iklan dan pelacak secara otomatis, halaman yang dimuat punya beban data lebih sedikit — yang artinya bisa lebih cepat tampil daripada Chrome yang memuat banyak elemen pelacakan.

Beberapa sumber bahkan mencatat bahwa Brave bisa memuat halaman jauh lebih cepat dan menggunakan lebih sedikit RAM dibanding Chrome.

Kesimpulan

Kalau kita tarik garis besar dari pembahasan tadi, Brave browser unggul dari segi privasi dan perlindungan data karena fitur blokir pelacakan aktif otomatis, kebijakan tanpa penyimpanan data di server, dan desain open source yang transparan.

Sementara itu, Chrome bukan browser yang gak aman — justru banyak fitur keamanan kuat seperti Safe Browsing — tapi pendekatannya terhadap data pribadi berbeda karena ia adalah produk dari ekosistem besar yang memanfaatkan data untuk personalisasi dan iklan.

Jadi jawabannya bukan cuma “aman atau tidak,” tapi lebih tepatnya, mana yang sesuai dengan aktivitas kamu — apakah kamu mau privasi maksimum, atau kenyamanan kompatibilitas dengan layanan Google? Silahkan tentukan sendiri.