Kalau kamu termasuk orang yang suka nonton serial Netflix sampai lupa waktu, pasti pernah mikir, “Ini series sekelas film bioskop pasti biaya pembuatannya mahal banget”.
Selama beberapa tahun terakhir, Netflix memang nggak main‑main soal budget—mereka berani mengeluarkan uang ratusan juta hingga miliaran dolar untuk menghadirkan berbagai macam cerita menarik kepada penonton.
Nah kira-kira apa sih serial Netflix yang punya budget pembuatan paling besar? Berikut Jakarta Studio sudah kumpulkan beberapa diantaranya, jadi silahkan disimak ya!
The Crown (2016–2023)

Bicara soal serial dengan biaya produksi gila-gilaan, “The Crown” pasti masuk dalam daftar. Dengan total anggaran sekitar $648 juta, serial ini bukan hanya sekadar drama sejarah biasa.
The Crown mengisahkan perjalanan hidup Ratu Elizabeth II, mulai dari pernikahannya dengan Philip Mountbatten hingga momen penting lainnya dalam sejarah Inggris.
Kostum, set, dan efek visual yang super detail membuat kamu merasa seakan-akan menonton film layar lebar, bukan hanya serial TV.
Nah, yang bikin The Crown jadi series Netflix paling mahal sepanjang sejarah adalah budget besar yang digelontorkan untuk membuat segala sesuatunya tampak mewah.
Dari replika gaun pengantin Ratu Elizabeth yang harganya sampai $35.000 sampai set megah yang menggambarkan masa-masa pemerintahan monarki Inggris, semuanya dirancang dengan sangat teliti.
Stranger Things (2016–2025)

Siapa sih yang nggak kenal dengan “Stranger Things”? Serial yang bikin kita nggak sabar nunggu musim berikutnya ini ternyata juga termasuk dalam deretan series Netflix termahal, dengan anggaran mencapai sekitar $470 juta.
Anggaran yang besar ini terlihat banget di Season 4, di mana setiap episode menghabiskan biaya sekitar $30 juta. Semua itu untuk menciptakan dunia Upside Down yang penuh dengan efek visual menakjubkan, serta set yang makin besar dan kompleks.
Selain itu, nggak bisa dipungkiri bahwa salah satu faktor yang membuat biaya produksinya melambung adalah gaji para pemeran utama, yang kini sudah berstatus bintang global. Tapi, hasilnya nggak mengecewakan, kan?
The Witcher (2019)

Dengan anggaran sekitar $268 juta, Netflix benar-benar mengeluarkan dana besar untuk membangun dunia Continent yang luas dan penuh dengan monster-monster menakutkan.
Set dan kostum abad pertengahannya yang megah, serta koreografi pertarungan yang mendebarkan, bikin serial ini terasa lebih seperti film daripada sekadar sebuah drama.
Meskipun ada kontroversi soal pergantian aktor Geralt dari Henry Cavill ke Liam Hemsworth di musim-musim berikutnya, kualitas visual dan cerita dalam “The Witcher” tetap jadi daya tarik utama.
Arcane (2021–2024)

Nah, siapa sangka “Arcane”, yang merupakan serial animasi, masuk ke dalam daftar series Netflix termahal? Dengan anggaran sekitar $250 juta, Arcane menjadi serial animasi termahal dalam sejarah Netflix.
Yang bikin spektakuler adalah bagaimana mereka menggabungkan animasi 2D dan 3D dengan sangat detail, menciptakan adegan-adegan yang tidak hanya visualnya keren, tapi juga penuh emosi. Dari setiap gerakan karakter hingga efeknya, semuanya terasa begitu hidup dan mendalam.
Ditambah lagi, Arcane diadaptasi dari semesta League of Legends, jadi para penggemar game ini pasti terkesan dengan bagaimana dunia dan karakternya dihidupkan dalam bentuk animasi.
Hasilnya? Arcane bukan hanya sukses di dunia kritikus, tapi juga berhasil mencuri perhatian audiens global, membuktikan bahwa animasi dewasa bisa sekelas film-film blockbuster.
Sense8 (2015–2018)

Salah satu serial Netflix yang penuh dengan eksperimen dan risiko adalah “Sense8”. Dengan biaya sekitar $216 juta, serial ini menampilkan konsep yang sangat unik, delapan individu yang saling terhubung secara emosional, meskipun mereka berada di berbagai belahan dunia.
Pengambilan gambar yang dilakukan di berbagai lokasi seperti Jerman, India, Kenya, dan Meksiko membuat biaya produksi membengkak, karena perlu banyak kru internasional dan biaya perjalanan.
Marco Polo (2014–2016)

Pernah dengar “Marco Polo”? Dengan anggaran sekitar $200 juta, serial ini adalah salah satu eksperimen Netflix di awal era original series. Berlatar pada abad ke-13, serial ini menghadirkan dunia Kublai Khan dengan set kolosal, kostum mewah, dan sinematografi yang sangat epik.
Sayangnya, meskipun kualitas produksi sangat tinggi, “Marco Polo” gagal menarik penonton yang cukup untuk menutupi biaya produksinya. Akhirnya, serial ini dibatalkan setelah dua musim.
Bridgerton (2020–)

Siapa yang nggak tahu “Bridgerton”? Serial romansa periode ini memang nggak cuma memikat hati dengan alur cerita, tapi juga dengan budget sekitar $168 juta yang digunakan untuk menciptakan kostum megah, set bergaya Regency era, dan tata produksi yang sangat glamor.
“Bridgerton” sukses besar secara komersial dan menjadi bagian dari budaya pop yang sangat berpengaruh. Keberhasilan komersial dan respons positif dari penonton menjadikan “Bridgerton” sebagai salah satu serial yang paling menguntungkan bagi Netflix.
The Sandman (2022–2025)

Adaptasi dari komik legendaris karya Neil Gaiman, “The Sandman” membutuhkan anggaran sekitar $165 juta untuk mewujudkan dunia mimpi yang surreal dan penuh dengan karakter ikonik.
Dengan sekitar $15 juta per episode, serial ini menghadirkan set fantasi yang memukau dan efek visual yang sangat artistik.
Kualitas visual dan akting kuat Tom Sturridge sebagai karakter utama, Dream, menjadikan “The Sandman” sebagai salah satu produksi paling ambisius Netflix.
Kesimpulan
Tentunya, dengan anggaran fantastis yang dikeluarkan untuk masing-masing serial, Netflix benar-benar menunjukkan komitmennya untuk memberikan pengalaman menonton terbaik.
Meskipun ada beberapa yang berakhir lebih cepat dari yang kita harapkan, tetap saja kualitas produksi yang tinggi membuat kita tak bisa berhenti mengagumi karya-karya tersebut.
Jadi, dari deretan serial dengan budget termahal ini, mana yang jadi favorit kamu? Atau, ada serial lain yang menurut kamu layak masuk daftar ini?




