5 Tips Merawat Kamera Analog Agar Awet

TIps Merawat Kamera Analog
TIps Merawat Kamera Analog

Di tengah gempuran kamera digital yang semakin masif, agak unik rasanya jika kita masih melihat penggunaan kamera analog. Bagaimanapun, kamera jenis ini memiliki ciri khas tersendiri yang nggak bisa didapatkan dari kamera digital manapun.

Tapi, nggak bisa dipungkiri juga, merawat kamera analog itu nggak semudah yang dibayangkan. Kamera ini butuh perhatian ekstra supaya tetap awet dan nggak cepat rusak.

Nah, buat kalian yang masih setia dengan kamera analog, ada beberapa hal penting yang wajib banget kalian tahu supaya kamera kesayangan tetap terjaga dan siap dipakai kapan saja. Mau tahukan?

Cara Merawat Kamera Analog yang Benar

Hasil dari kamera analog itu memang punya ciri khas khas, dengan grain dan kehangatan warna yang sulit didapatkan dari kamera digital, membuatnya masih populer sampai sekarang.

Namun berbeda dengan kamera digital yang lebih tahan lama dan low maintenance, kamera analog memerlukan perhatian lebih, terutama karena sebagian besar kamera yang ada di pasaran saat ini adalah kamera lama yang udah berumur puluhan tahun.

Komponen mekanik di dalam kamera analog sangat rentan terhadap kerusakan. Apalagi, jika nggak dirawat dengan benar, bisa-bisa komponen-komponen tersebut rusak dan mengurangi kualitas foto.

Salah satu yang paling sering terjadi adalah jamur yang tumbuh di lensa akibat kelembapan yang tinggi, atau bahkan pegas di dalam shutter yang melemah karena tidak pernah dilepas ketegangannya.

Nah, makanya, supaya kamera analog kesayangan kamu tetap awet dan bisa terus menghasilkan foto yang keren, kamu wajib banget merawatnya dengan baik.

Simpan Kamera di Tempat Kering

TIps Merawat Kamera Analog
TIps Merawat Kamera Analog

Salah satu masalah terbesar yang sering dihadapi pemilik kamera analog adalah jamur yang tumbuh di lensa atau bodi kamera.

Apalagi kalau kamu tinggal di daerah yang lembap, jamur bisa muncul tanpa kamu sadari dan merusak lapisan optik kamera. Dan kalau sudah begitu, hasil foto bisa jadi kabur atau berkabut, yang pastinya bikin kecewa.

Solusinya? Simpan kamera analog di tempat yang kering. Sebaiknya, simpan kamera di dalam kotak kedap udara yang dilengkapi dengan silica gel atau penyerap kelembapan lainnya.

Idealnya, tingkat kelembapan di sekitar kamera harus tetap antara 35 hingga 45 persen. Jadi, kalau kamu belum punya kotak kedap udara, coba cari satu yang sesuai atau bikin sendiri dengan menggunakan wadah yang rapat dan beberapa paket silica gel.

Lepaskan Baterai Jika Tidak Digunakan

TIps Merawat Kamera Analog
TIps Merawat Kamera Analog

Seringkali, pemilik kamera analog lupa untuk melepas baterai ketika kamera tidak digunakan dalam waktu yang lama.

Padahal, baterai yang dibiarkan di dalam kamera terlalu lama bisa mengalami kebocoran dan menyebarkan cairan korosif ke dalam sirkuit elektronik kamera.

Ini bisa menyebabkan kerusakan serius yang sulit diperbaiki, bahkan bisa bikin kamera nggak bisa nyala lagi.

Nah sebaiknya lepas baterai jika kamu nggak akan menggunakan kamera untuk beberapa minggu atau bulan. Jadi, selain menjaga agar baterai tetap awet, kamu juga melindungi komponen internal kamera dari kerusakan akibat kebocoran baterai.

Jangan Simpan Saat Shutter Terkokang

TIps Merawat Kamera Analog
TIps Merawat Kamera Analog

Satu hal yang seringkali dlupakan banyak pemilik kamera analog. Kalau kamu menyimpan kamera dalam keadaan shutter terkokang, pegas di dalam mekanisme shutter akan terus tertekan.

Lama kelamaan, tekanan ini bisa menyebabkan pegas melemah dan jadi nggak berfungsi dengan baik, bahkan bisa macet. Selain itu, pegas yang sudah melemah dapat mempengaruhi akurasi kecepatan rana, yang akhirnya bisa mengurangi kualitas hasil foto.

Jadi, kalian sebaiknya menekan tombol jepret atau melakukan tembakan kosong sebelum menyimpan kamera. Ini akan menghilangkan ketegangan pada pegas dan menjaga mekanisme shutter tetap tetap optimal.

Bersihkan Debu Secara Rutin

TIps Merawat Kamera Analog
TIps Merawat Kamera Analog

Kamera analog rentan terhadap debu dan kotoran, yang bisa menempel di lensa atau bodinya. Kalau nggak dibersihkan dengan benar, debu tersebut bisa meninggalkan goresan kecil yang bisa mempengaruhi kualitas foto.

Nah, pembersihan kamera analog harus dilakukan dengan urutan yang tepat supaya nggak merusak bagian-bagian penting.

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah menggunakan blower untuk meniup debu atau pasir kasar yang menempel di lensa atau bodi kamera.

Jangan langsung mengelap dengan kain, karena debu kasar bisa menggores permukaan lensa. Setelah debu kasar hilang, baru deh kamu bisa menggunakan kain microfiber atau tisu lensa khusus untuk membersihkan noda sidik jari atau kotoran ringan lainnya.

Ingat, jangan pernah menyemprotkan cairan pembersih langsung ke lensa atau bodi kamera, karena cairan bisa merembes masuk ke dalam komponen dan menyebabkan karat.

Lakukan Senam Shutter

TIps Merawat Kamera Analog
TIps Merawat Kamera Analog

Kamera analog memang nggak bisa diam terlalu lama. Seperti mesin yang butuh perawatan, kamera analog juga butuh “senam” supaya mekanismenya tetap lancar.

Tanpa penggunaan rutin, pelumas di dalam kamera bisa mengering atau mengental, yang akhirnya bisa menghambat kerja mekanisme kamera, terutama di bagian shutter.

Caranya cukup mudah, kamu cuma perlu menekan tombol jepret secara berkala, bahkan tanpa roll film di dalamnya. Cobalah menggunakan berbagai pengaturan kecepatan shutter, mulai dari yang paling lambat hingga yang paling cepat.

Ini akan membantu melumasi komponen-komponen internal kamera dan menjaga semuanya tetap bekerja dengan baik. Jadi, walaupun nggak sedang ada roll film di kamera, pastikan kamu tetap melakukan “senam shutter” secara teratur.

Kesimpulan

Jadi, merawat kamera analog memang butuh perhatian ekstra, tapi semua usaha itu sebanding dengan hasilnya. Kamera kesayanganmu bisa terus awet, dan kamu tetap bisa menikmati setiap momen dengan hasil foto yang tetap keren.