Arti Flexing Bahasa Gaul di Sosial Media TikTok

Arti-Flexing

Dengan semakin berkembangnya sosial media, sekarang makin banyak bahasa gaul yang seringkali membuat kita kebingungan karena tidak tahu artinya.

Salah satu istilah yang kini sering kita temukan di sosial media seperti TikTok yaitu ‘Flexing’. Nah apa sih arti dari Flexing dalam bahasa gaul tersebut?

Pengertian Flexing

Pengertian Flexing
Pengertian Flexing

Istilah ini pertama kali digunakan pada tahun 1899 oleh Thorstein Veblen di bukunya yang berjudul The Theory of the Leisure Class: An Economic Study in the Evolution of Institutions.

Secara sederhana, Flexing bisa diartikan sebagai istilah yang merujuk pada orang-orang yang suka pamer kekayaan.

Dimana dengan keberadaan sosial media seperti TikTok, membuat Flexing jadi makin mudah dilakukan bahkan secara online.

Flexing adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan tindakan seseorang yang memamerkan kekayaan, pencapaian, atau barang-barang mewah yang mereka miliki, seringkali melalui media sosial.

Contohnya para Influencer yang kerap memamerkan kekayaan lewat sosmed sebagai salah satu trik marketing untuk menarik perhatian calon konsumen.

Penyebab Fenomena Flexing

Penyebab Fenomena Flexing
Penyebab Fenomena Flexing

Sekarang ini, Flexing bisa dikatakan sebagai salah satu fenomena yang cukup mengkhawatirkan.

Dengan semakin banyaknya influencer, youtuber, dan publik figur lainnya yang menggunakan metode ini untuk menarik perhatian audience.

Lantas apa sih hal yang melatarbelakangi tindakan Flexing yang dilakukan oleh seseorang?

  • Insecure

Tahukah kalian bahwa Flexing bisa jadi karena kondisi Insecure yang tengah dirasakan oleh seseorang.

Sehingga mereka pun melakukan Flexing agar keberadaannya lebih dihargai dan dianggap penting oleh orang lain.

  • Kurangnya Empati

Maraknya tindakan Flexing juga dipicu karena kurangnya empati terhadap orang lain. Karena perilaku tersebut bisa saja membuat orang merasa tidak nyaman bahkan terganggu.

  • Masalah Kepribadian

Tidak jarang tindakan tersebut juga disebabkan oleh adanya masalah dalam kepribadian seseorang.

Mungkin secara sifat ia memang suka mencari perhatian dan butuh pengakuan dari orang lain.

Sehingga hal tersebut membuat dirinya bertindak Flexing di sosial media atau lingkungan sekitarnya.

  • Tekanan Sosial

Faktor sosial juga bisa menjadi penyebab dari tindakan Flexing yang dilakukan oleh seseorang. Misalnya seperti adanya tuntutan gaya hidup dalam pergaulan yang memaksa seseorang untuk ikut bertindak pamer.

  • Haus Akan Perhatian

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa salah satu penyebab utama Flexing adalah karena seseorang ingin diperhatikan.

Mereka sedang mencari atensi dari orang-orang di sekitarnya agar lebih memperhatikan dirinya dan menganggap keberadaan dirinya lebih penting.

Cara Terhindar dari Tindakan Flexing

Cara Terhindar dari Tindakan Flexing
Cara Terhindar dari Tindakan Flexing

Fenomena pamer kekayaan ini memang semakin merebak dimana-mana. Dan kita pun harus waspada agar tidak ikut terjatuh ke dalamnya. Bagaimana caranya?

  • Berpikir Kritis

Kita harus membiasakan diri untuk selalu mencari informasi berdasarkan fakta. Jangan selalu menerima informasi apapun secara mentah karena akan membuat kita jadi target Flexing.

  • Filter Sosmed

Sosial media memang penuh dengan berbagai macam konten baik yang bersifat positif maupun negatif.

Nah sudah menjadi tanggung jawab kita masing-masing untuk bisa menyaring atau memfilter konten tersebut.

Mana konten negatif yang sebaiknya kita pisahkan dan hindari sehingga tidak mempengaruhi gaya hidup kita.

  • Fokus Pada Tujuan

Fenomena Flexing seringkali mampu menyedot atensi dari publik. Dan hal ini bisa membuat seseorang kehilangan fokus akan tujuannya.

Karena jika kalian tidak fokus, maka akan teralihkan ke tindakan Flexing seseorang dan terseret ke dalamnya.

Sebaiknya hindari konten-konten Flexing yang bisa mengalihkan pikiran kalian dari tujuan agar lebih fokus.

  • Berhenti Mencari Validitas Orang Lain

Terkadang banyak orang yang terlalu ingin memenuhi ekspetasi atau keinginan orang lain tanpa memikirkan dirinya sendiri.

Padahal kita tak perlu mencari validitas dari orang lain dan cukup hidup sesuai dengan keinginan dan fokus pada tujuan kita sendiri.

Kenapa harus berusaha memenuhi ekspetasi orang lain terhadap kita padahal kita punya tujuan hidup sendiri?

Kesimpulan

Nah itulah pembahasan tentang arti dari istilah Flexing dalam bahasa gaul TikTok dan sosial media lainnya.

Fenomena pamer kekayaan di sosmed sekarang ini memang sudah semakin marak dan bisa mengakibatkan banyak efek negatif.

Kita harus pandai-pandai dalam memilih konten positif agar tidak ikut terjerumus ke dalam konten Flexing tersebut.