Ketahui Jenis Bubble Wrap dan Fungsinya, Ternyata Beda-Beda Lho!

Jenis Bubble Wrap
Jenis Bubble Wrap

Kalian tentu sudah tidak asing lagi dong dengan yang namanya Bubble Wrap. Itu lho, benda yang biasanya digunakan sebagai lapisan pengaman ketika kita mengirim barang lewat jasa ekspedisi. Bubble Wrap bisa membantu untuk mengurangi benturan atau guncangan selama proses pengiriman demi memperkecil risiko kerusakan pada barang.

Nah mungkin kalian sering melihat jenis Bubble Wrap yang memiliki bulatan kecil berisi udara di dalamnya. Namun tahukah kalian, bahwa itu bukanlah satu-satunya jenis Bubble Wrap lho. Faktanya, ada beberapa jenis Bubble Wrap yang masing-masing memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda.

Bagi kalian yang sering mengirim barang lewat jasa ekspedisi, tentu informasi ini sangatlah penting. Karena pemilihan jenis Bubble Wrap yang tepat tentu akan memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap barang kalian selama proses perjalanan nantinya. Jadi langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

Kenapa Harus Memilih Bubble Wrap yang Tepat?

Jenis Bubble Wrap
Jenis Bubble Wrap

Mungkn banyak juga dari kalian yang bertanya ‘memangnya kenapa harus repot-repot memilih bubble wrap? Bukannya semua sama saja untuk melindungi barang selama pengiriman?’. Tentu setiap Bubble Wrap sudah didesain sedemikian rupa sesuai dengan fungsi dan peruntukannya. Sehingga jika dipilih dengan tepat, maka penggunannya pun akan lebih bagus dan tepat guna.

1. Perlindungan Barang

Berbagai jenis barang memiliki kebutuhan perlindungan yang berbeda. Pemilihan bubble wrap yang tepat, seperti yang cocok untuk barang pecah belah atau barang elektronik, akan memastikan perlindungan jadi lebih optimal terhadap benturan, guncangan, atau goresan yang mungkin terjadi selama pengiriman.

2. Kecocokan Dengan Barang

Setiap barang tentu memiliki karakteristiknya masing-masing. Misalnya, barang-barang elektronik rentan terhadap elektrostatik, sementara barang pecah belah memerlukan lapisan perlindungan yang lebih tebal. Memilih jenis bubble wrap yang sesuai dengan karakteristik barang tersebut akan membantu mengoptimalkan perlindungannya.

3. Efisiensi Biaya

Pemilihan yang tepat tidak hanya menjaga keamanan barang, tetapi juga dapat mengoptimalkan biaya pengemasan. Menggunakan bubble wrap sesuai kebutuhan mencegah pengeluaran berlebihan pada material pengemasan.

Fungsi Utama dari Bubble Wrap

Tentu kita semua sudah tahu jika fungsi dari bubble wrap yaitu untuk melindungi barang selama dalam perjalanan. Namun untuk lebih detailnya, bubble wrap itu punya kegunaan yang lebih banyak lho. Ingin tahu apa saja? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Perlindungan dari Benturan

Gelembung udara pada bubble wrap bekerja sebagai penyerap benturan. Saat barang dikemas dengan bubble wrap, gelembung-gelembung udara ini menjadi lapisan perlindungan tambahan yang dapat menyerap dan meredam benturan selama proses pengiriman.

2. Pelindung dari Guncangan

Selain dari benturan, bubble wrap juga melindungi barang dari guncangan yang mungkin terjadi selama pengiriman. Gelembung udara dapat menyerap guncangan dan vibrasi, menjaga barang tetap aman dari kerusakan.

3. Pengaman Barang Pecah Belah

Barang-barang yang rentan pecah atau rusak seperti kaca, keramik, atau barang elektronik, mendapat manfaat besar dari lapisan perlindungan bubble wrap. Ia membantu mencegah goresan, retakan, atau kerusakan fisik lainnya selama pengiriman.

4. Pengisi Ruang Kosong

Bubble wrap juga bisa digunakan untuk mengisi ruang kosong di dalam kemasan. Hal ini untuk mencegah pergerakan barang di dalam kemasan saat pengiriman, yang bisa menyebabkan kerusakan karena gesekan atau benturan antar barang.

5. Isolasi Termal dan Insulasi

Selain sebagai pelindung fisik, bubble wrap juga dapat memberikan isolasi termal dan insulasi. Ini berguna untuk menjaga barang dari perubahan suhu ekstrem selama proses pengiriman, terutama jika barang dikirim melalui daerah dengan kondisi cuaca yang berbeda.

6. Proteksi dari Kebocoran

Bubble wrap juga dapat melindungi barang-barang cair dari kebocoran. Ketebalan dan lapisan perlindungan bubble wrap membantu mencegah cairan tumpah atau merembes ke dalam kemasan.

Jenis Bubble Wrap dan Fungsinya

Jenis Bubble Wrap
Jenis Bubble Wrap

Kembali lagi ke topik pembahasan utama kita tentang jenis-jenis bubble wrap. Pastinya banyak dari kalian yang selama ini tidak tahu kalau bubble wrap itu juga bermacam-macam. Karena memang yang banyak ditemui itu biasanya berbentuk bulatan kecil berisi udara. Nah selain itu ada juga beberapa jenis lain dengan fungsinya masing-masing.

1. Bubble Wrap Regular

Bubble wrap regular adalah varian standar dengan gelembung udara yang dikenal umum dan sering digunakan. Dengan gelembung-gelembung berukuran 10-20 mm, jenis ini cocok untuk melindungi barang-barang kecil hingga sedang selama pengiriman. Fungsinya adalah untuk meredam guncangan dan benturan yang mungkin terjadi, menjaga barang tetap aman dari kerusakan selama perjalanan.

2. Bubble Wrap Anti-Static

Bubble wrap anti-static, meskipun memiliki penampilan mirip dengan varian biasa, dirancang khusus untuk melindungi barang-barang elektronik. Fungsi utamanya adalah mencegah kerusakan yang disebabkan oleh muatan listrik statis yang dapat merusak komponen elektronik. Melalui sifatnya yang anti-static, jenis ini menjadi pilihan tepat untuk menjaga barang elektronik agar tetap aman selama pengiriman.

3. Bubble Wrap Heavy Duty

Bubble wrap heavy duty memiliki ketebalan dan kekuatannya yang lebih besar dari varian biasa. Fungsinya memberikan perlindungan ekstra terhadap barang-barang yang rentan terhadap benturan keras dan guncangan kuat selama proses pengiriman. Cocok digunakan untuk barang-barang yang memerlukan perlindungan tambahan dari kerusakan fisik yang parah.

4. Inflatable Bubble Wrap

Inflatable bubble wrap hadir dalam bentuk lebar dan diisi dengan udara sebelum digunakan. Keunggulannya terletak pada perlindungan ekstra untuk barang-barang berat seperti laptop, handphone, atau barang elektronik lainnya. Dengan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan bentuk barang, jenis ini membantu menjaga keamanan barang selama perjalanan.

5. Foil Bubble Wrap

Foil bubble wrap memiliki lapisan foil di bagian luarnya, memberikan perlindungan tambahan dari perubahan suhu dan cuaca ekstrem. Fungsinya terutama terletak pada menjaga barang dari suhu yang tidak stabil selama pengiriman. Biasa digunakan untuk pengiriman barang-barang yang sensitif terhadap perubahan suhu.

6. Bubble Wrap Modern Air Cube

Bubble wrap modern air cube memiliki ketebalan tipis dan bisa diisi dengan udara sebelum digunakan. Cocok untuk melindungi barang-barang yang rentan rusak seperti makanan, barang berbahan kaca, atau barang cair. Fungsi utamanya adalah memberikan lapisan perlindungan yang tepat untuk barang-barang rentan selama pengiriman.

7. Foam Bubble Wrap

Foam bubble wrap menggunakan lapisan PE foam yang lebih tebal untuk memberikan perlindungan ekstra. Fungsinya terletak pada melindungi barang-barang yang sangat rentan pecah atau retak seperti kaca, keramik, atau barang-barang yang sangat rentan terhadap benturan. Cocok untuk memberikan perlindungan maksimal pada barang-barang yang sangat rapuh selama pengiriman.

Tips Memilih Jenis Bubble Wrap yang Tepat

Masih bingung bagaimana cara memilih jenis bubble wrap yang pas untuk packing barang? Jangan khawatir, berikut Jakarta Studio sudah rangkum beberapa tips trik yang akan membantu kalian.

  • Pilih ketebalan dan ukuran gelembung yang sesuai. Barang-barang yang rentan terhadap benturan mungkin membutuhkan gelembung lebih besar atau ketebalan yang lebih tinggi.
  • Sesuaikan juga dengan jenis barang yang akan dikirim. Barang pecah belah memerlukan perlindungan ekstra, mungkin lebih cocok dengan jenis bubble wrap khusus.
  • Cek juga kondisi lingkungan saat pengiriman. Untuk perubahan suhu ekstrem, bubble wrap foil bisa memberikan perlindungan lebih baik.
  • Untuk jenis bubble wrap yang dapat diisi udara atau memiliki lapisan tambahan, bisa memberikan perlindungan ekstra terhadap benturan.
  • Pilih ukuran yang sesuai dengan barang yang akan dikirim agar perlindungan yang diberikan pun juga lebih maksimal.
  • Jangan lupa hitung kebutuhan perlindungan agar sesuai dengan biaya pengiriman dan tidak membuang-buang budget.

Kesimpulan

Itulah penjelasan lengkap tentang jenis-jenis dari bubble wrap beserta dengan fungsinya masing-masing. Ternyata ada banyak macamnya dan kegunaannya pun berbeda-beda. Nah mulai sekarang, kalian jadi tahu mana jenis bubble wrap yang harus digunakan sesuai dengan barang yang ingin kalian kirimkan.