Perbedaan Antara VPN dan Proxy, Jangan Sampai Tertukar!

Perbedaan VPN dan Proxy
Perbedaan VPN dan Proxy

Di tengah kehidupan masyarakat yang sangat berhubungan erat dengan internet, maka privasi dan keamanan data adalah hal yang wajib sekarang ini. Dan ada 2 hal yang bisa menjadi solusi atas masalah tersebut, yaitu layanan VPN dan juga Proxy. Tapi apakah kalian sudah benar-benar paham apa perbedaan kedua layanan tersebut?

Umumnya, VPN dan Proxy dikenal oleh masyarakat sebagai alat untuk membuka situs-situs yang diblokir. Namun ternyata, keduanya punya fungsi yang lebih dari itu lho. Sangat penting bagi kalian untuk tahu apa kegunaan VPN dan juga Proxy ketika berselancar di internet. Semua rangkuman informasinya sudah Jakarta Studio buat dalam artikel berikut ini.

Pengertian VPN dan Proxy

Pertama, kita mulai dengan memahami apa yang sebenarnya dimaksud dengan VPN dan Proxy tersebut. Karena dengan begitu, akan lebih mudah bagi kita untuk tahu perbedaan mendasar antara kedua layanan tersebut beserta dengan fungsinya masing-masing.

1. VPN (Virtual Private Network)

Perbedaan VPN dan Proxy
Perbedaan VPN dan Proxy

VPN adalah layanan yang menciptakan koneksi terenkripsi dari perangkat pengguna ke server internet di lokasi yang berbeda. Konsep dasar dari VPN adalah untuk menciptakan “tunnel” yang aman melalui internet, sehingga data yang dikirim dan diterima oleh pengguna dapat dienkripsi, menyembunyikan informasi dari mata-mata online seperti penyedia layanan internet (ISP), pemerintah, dan hacker.

Beberapa fungsi dari VPN adalah sebagai berikut:

  • Enkripsi Data: Seluruh data yang melewati koneksi VPN dienkripsi, sehingga informasi sensitif seperti kata sandi, riwayat browsing, dan aktivitas online lainnya tidak dapat diakses oleh pihak yang tidak sah.
  • Penyamaran Lokasi IP: VPN juga memungkinkan pengguna untuk menyamarkan lokasi IP mereka dengan menggunakan server VPN di lokasi lain. Sehingga membuatnya tampak seolah-olah pengguna mengakses internet dari lokasi yang berbeda, melindungi privasi dan mengakses konten yang mungkin diblokir di wilayah mereka.

2. Proxy

Perbedaan VPN dan Proxy
Perbedaan VPN dan Proxy

Proxy, atau server proxy, bertindak sebagai perantara antara perangkat pengguna dan internet. Saat pengguna mengirim permintaan untuk mengakses suatu situs web atau layanan online, permintaan tersebut tidak langsung terhubung ke server tujuan, tetapi melalui server proxy terlebih dahulu. Proxy kemudian meneruskan permintaan tersebut ke server tujuan dan mengirimkan kembali responsnya ke pengguna.

Fungsi dari layanan proxy adalah sebagai berikut:

  • Perantara Koneksi: Proxy bertindak sebagai perantara antara pengguna dan internet, menyembunyikan alamat IP asli pengguna dari server tujuan. Sehingga membuatnya sulit bagi server tujuan untuk melacak identitas pengguna.
  • Mengakses Konten yang Diblokir: Karena alamat IP pengguna disembunyikan, proxy dapat digunakan untuk mengakses konten yang mungkin diblokir atau disensor oleh ISP atau pemerintah.

Perbedaan VPN dan Proxy

Perbedaan VPN dan Proxy
Perbedaan VPN dan Proxy

Dari pengertian dan fungsinya, kita sudah bisa melihat perbedaan mendasar antara 2 layanan tersebut. Namun untuk tahu lebih jauh, mari kita gali lagi beberapa aspek yang menjadi perbedaan utama antara VPN dan Proxy.

1. Keamanan

VPN: Memiliki tingkat keamanan yang tinggi karena seluruh data yang dikirim dan diterima dienkripsi, melindungi informasi pengguna dari intersepsi oleh pihak ketiga.
Proxy: Tidak mengenkripsi data, sehingga informasi yang dikirim melalui proxy dapat diakses oleh pihak yang tidak sah, membuatnya kurang aman dari segi keamanan.

2. Kinerja

VPN: Biasanya sedikit lebih lambat dalam kinerjanya karena proses enkripsi data yang terjadi, yang bisa mempengaruhi kecepatan koneksi internet.
Proxy: Lebih cepat terutama untuk aktivitas tertentu seperti streaming video, karena tidak ada proses enkripsi yang membebani kinerja.

3. Fleksibilitas

VPN: Dapat digunakan pada hampir semua perangkat dan aplikasi, termasuk desktop, laptop, ponsel pintar, dan tablet. Ini memungkinkan penggunaan yang lebih luas di berbagai platform.
Proxy: Terbatas pada aplikasi tertentu yang dikonfigurasi untuk menggunakannya, sehingga kurang fleksibel dalam hal dukungan perangkat dan aplikasi.

4. Harga

VPN: Umumnya memerlukan langganan berbayar untuk mengakses fitur lengkap dan keamanan terbaik, meskipun ada beberapa layanan VPN gratis dengan batasan tertentu.
Proxy: Banyak yang tersedia secara gratis, namun sering kali dengan kualitas dan keamanan yang lebih rendah. Layanan proxy premium juga tersedia dengan biaya langganan tertentu.

Mana yang Lebih Bagus Untuk Digunakan?

Perbedaan VPN dan Proxy
Perbedaan VPN dan Proxy

Nah bagaimana, sekarang kalian sudah tahukan apa bedanya VPN dan juga Proxy? Lantas kapan kita harus menggunakan VPN dan kapan harus pakai Proxy? Tentu keduanya bisa digunakan dalam situasi yang berbeda, sebagai berikut :

Kapan Harus Menggunakan VPN?

  • Melindungi Privasi dan Keamanan Online: Saat kalian ingin memastikan bahwa data pribadi kalian aman dari intersepsi oleh pihak ketiga seperti ISP, hacker, atau pemerintah.
  • Mengakses Konten yang Diblokir di Wilayah kalian: VPN memungkinkan kalian untuk menyamarkan lokasi IP kalian, sehingga kalian dapat mengakses situs web atau layanan yang mungkin diblokir di wilayah tempat kalian berada.
  • Terhubung ke Jaringan Wi-Fi Publik: Saat terhubung ke jaringan Wi-Fi publik seperti di kafe atau bandara, menggunakan VPN dapat melindungi data sensitif kalian dari serangan yang mungkin terjadi di jaringan yang tidak aman.

Kapan Harus Menggunakan Proxy?

  • Mengakses Situs Web yang Diblokir di Jaringan: Jika kalian mengalami pembatasan akses ke situs web tertentu di jaringan tempat kalian, menggunakan proxy dapat membantu untuk mengakses konten tersebut.
  • Menghemat Bandwidth: Penggunaan proxy dapat membantu menghemat bandwidth dengan menyediakan cache untuk situs web yang sering kalian kunjungi, mengurangi penggunaan data yang diperlukan untuk mengaksesnya.
  • Mengubah Alamat IP tanpa Enkripsi: Jika kalian hanya perlu menyembunyikan alamat IP kalian tanpa memperhatikan enkripsi data, penggunaan proxy akan lebih ringan dan cepat daripada menggunakan VPN.

Kesimpulan

Jadi baik VPN maupun proxy memiliki peran dan fungsi yang penting dalam melindungi keamanan dan privasi online. VPN menawarkan tingkat keamanan yang tinggi melalui enkripsi data yang kuat dan penyamaran lokasi IP. Di sisi lain, proxy memberikan solusi cepat dan mudah untuk akses internet tanpa mengorbankan kinerja, meskipun dengan tingkat keamanan yang lebih rendah karena tidak adanya enkripsi data.

Apakah kalian mau menggunakan VPN atau proxy tergantung pada kebutuhan dan preferensi masing-masing, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti keamanan, kinerja, fleksibilitas, dan biaya. Semoga dengan informasi diatas bisa membantu kalian untuk menentukan pilihan yang tepat.