Cara Setting MikroTik Dengan Winbox Dari Awal

Cara Setting MikroTik Dengan WinBox
Cara Setting MikroTik Dengan WinBox

Apakah kalian sudah tahu bagaimana cara setting mikrotik menggunakan Winbox? Mungkin masih banyak yang bingung karena belum pernah melakukannya.

Namun sebenarnya proses setting mikrotik itu tak sesulit yang dibayangkan kok. Jika kalian mengikuti tutorial yang telah Jakarta Studio rangkum berikut ini.

Artikel berikut akan sangat cocok untuk kalian yang ingin belajar bagaimana mengelola jaringan LAN dan Wireless bisa untuk kantor, sekolah ataupun warkop.

Apa Itu Winbox?

Cara Setting MikroTik Dengan WinBox
Cara Setting MikroTik Dengan WinBox

Karena kita akan belajar bagaimana cara setting mikrotik dengan Winbox, maka tentu kita harus tahu terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan winbox itu.

Ia merupakan sebuah aplikasi yang biasanya digunakan untuk melakukan konfigurasi Mikrotik. Aplikasi ini bisa digunakan baik di perangkat windows maupun linux serta macOS.

Nah dengan menggunakan Winbox ini akan lebih mempermudah kita dalam melakukan proses penyettingan mikrotik. Khususnya bagi para pemula yang belum pernah melakukannya.

Alat dan Aplikasi Setting Mikrotik

Nah sebelum mulai proses konfigurasi Mikrotik, ada beberapa alat, bahan dan juga aplikasi yang harus kalian persiapkan sebagai berikut :

Tutorial Setting MikroTik Dengan Winbox

Nah setelah semua alat dan aplikasi yang dibutuhkan siap, maka kita bisa mulai proses konfigureasi mikrotiknya. Silahkan simak tutorial lengkapnya berikut ini dari awal sampai akhir.

1. Login MikroTik di Winbox

  • Pertama, kalian bisa langsung buka aplikasi Winbox dan klik pada bagian Mac Address, isi dengan login admin dan password kosongkan saja lalu pilih Connect.

2. Setting DHCP Client Ether1

  • Langkah berikutnya, kita perlu setting DHCP Client. Caranya pilih menu IP – DHCP Client, lalu klik ikon tambah (+) maka akan muncul windows baru.
  • Hilangkan centang pada bagian Use Peer DNS sehingga mikrotik tak akan menggunakan DNS bawaan dari ISP. Klik Apply dan kemudian OK.

3. Tes Ping Google

  • Selanjutnya, kalian biasanya akan langsung mendapatkan akses internet dari ISP. Untuk mengetahuinya, buka menu New Terminal, ketik ping google.com lalu Enter

4. Setting IP Address Ether2

  • Jika sudah, lanjut ke langkah setting IP Address Ether 2. Langsung masuk ke menu IP – Addresses kemudian klik ikon tambah (+).
  • Selanjutnya isi IP address dan juga prefixnya. Pada form Address : 192.168.1.1/24 dan pilih Interface : ether2 dan klik Apply – OK.
  • Kalian jugan bisa mengganti IP Addressnya sesuai dengan keinginan asal termasuk IP Address class C.

5. Setting DNS MikroTik

  • Lanjut ke setting DNS dengan cara masuk ke menu IP, pilih DNS lalu isi form Servers : 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 dan centang pada Allow Remote Request dan klik Apply lalu OK.
  • Kita menggunakan DNS dari Google, namun ada juga opsi alternatif DNS lain seperti Nawala yaitu 180.131.144.144 dan 180.131.145.145.

6. Setting NAT MIkroTik

  • Lalu kalian bisa setting NAT dengan masuk ke IP > Firewall > NAT lalu klik tombol tambah (+). Kemudian isi form Chain : scrnat dan Out. Interface : ether1.
  • Selanjutnya masuk ke tab Action, pilih Action : masquerade dan Apply lalu OK.

7. Setting DHCP Server MikroTik

  • Masuk ke menu IP > DHCP Server lalu pilih menu DHCP Setup.
  • Pilih Interfece Ether2 dan klik next.
  • Tentukan HCP Address Space, tahan dan akan terisi secara otomatis, klik Next.
  • Tentukan gateway yang akan terisi otomatis dari IP Address Ether 2, klik Next.
  • Pilih IP Poll yang akan digunakan client. Biasanya akan terisi otomatis sesuai host pada prefix. Klik Next.
  • Isi DNS 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 klik Next untuk melanjutkan.
  • Kemudian tentukan Lease Time, klik Next.

8. Setting Hotspot MikroTik dengan Winbox

Setelah berhasil menghubungkan ether2 sampai terkoneksi ke internet, maka sekarang kalian bisa lakukan konfigurasi hotspot Mikrotik pada ether lainnya. Simak tutorial lengkap berikut ini.

  • Silahkan masuk ke menu IP > Hotspot dan pilih tab Hotspot Setup.
  • Kemudian kalian pilih ehter3 dan klik next.
  • Silahkan tentukan IP Addressnya dan centang bagian masquerade network, klik Next.
  • Tentukan juga IP Pool yang akan terisi otomatis berdasarkan hots prefix, klik Next.
  • Pada kolom Select Sertificate, pilih Note, klik Next.
  • Pada SMTP Server, biarkan saja 0.0.0.0 klik Next.
  • Isi DNS dengan 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 klik Next.
  • Berikutnya pada DNS Name, isi sesuai keinginan, klik Next.
  • Lalu untuk user dan password juga bisa kalian isi sesuai keinginan, klik Next.

Kesimpulan

Demikian tutorial lengkap cara setting MikroTik dengan menggunakan Winbox. Langkahnya memang cukup panjang meliputi setting DHCP Client, DHCP Server, IP Address, Firewall, NAT dan Routing.

Namun jika kalian mengikuti panduan lengkap yang sudah Jakarta Studio rangkum diatas, pasti akan terasa mudah dan tidak membingungkan lagi.

Semoga informasi diatas bisa membantu dan juga bermanfaat. Kalian bisa nantikan update artikel menarik lainnya yang akan hadir setiap hari hanya di Jakarta Studio.