TV masih jadi salah satu media hiburan yang disukai oleh banyak orang karena murah. Namun layaknya perangkat elektronik pada umumnya, TV pun juga rentan rusak. Misal gambarnya buram, suara pecah, atau malah mati total.
Padahal, seringkali penyebabnya bukan karena TV‑nya jelek, tapi karena hal‑hal kecil yang kita lakukan setiap hari tanpa sadar merusak perangkat itu sendiri.
Maka dari itu, mulai dari sekarang kalian harus tahu beberapa hal yang selama ini kalian anggap sepele tapi ternyata bisa mempercepat kerusakan TV kita. Penasarankan? Mari kita bahas satu per satu.
Kebiasaan Sepele yang Diam‑diam Merusak TV
Banyak dari kita yang seringkali tidak terlalu memperhatikan TV atau bahkan berpikir untuk merawatnya. Padahal banyak kebiasaan sehari‑hari yang kelihatannya kecil banget, tapi punya dampak buruk pada perangkat kesayangan kita tersebut.
Volume Dibiarkan Maksimal Terus

Pasti banyak dari kalian yang sering nonton film atau bola sambil “ngegas” volume sampai mentok. Sayangnya, kebiasaan ini bisa bikin komponen audio TV bekerja jauh lebih keras dari kapasitas normalnya.
Amplifier TV dipaksa terus bekerja dan speaker internal jadi cepat aus atau bahkan bisa rusak permanen kalau dibiarkan terjadi terus‑menerus.
Efeknya? Suara pecah, distorsi pada audio, atau bahkan TV tiba‑tiba silent meskipun volumenya tinggi banget.
Coba turunkan volume ke kisaran yang masih nyaman (sekitar 70‑80%) dan kalau perlu banget suara besar, pertimbangkan pakai soundbar atau speaker eksternal. Dengan begitu bakal bantu speaker internal TV kerja lebih ringan dan umur komponen audio jadi lebih panjang.
Membiarkan Gambar Statis Berjam‑jam

Ini nih yang sering banget terjadi, apalagi kalau kamu suka banget nonton berita dengan logo channel yang nempel di layar, atau lagi main game yang ikon‑ikon kecilnya sama terus di satu posisi.
Kalau gambar yang sama nongol terlalu lama, panel TV — khususnya yang OLED — bisa kena fenomena burn‑in alias bayangan permanen yang nempel di layar.
Bahkan kalau TV kamu bukan OLED, layar LCD atau LED bisa juga ngalamin retensi gambar alias bayangan samar yang muncul setelah gambar lama dipajang terlalu lama.
Untuk mencegah hal ini terjadi, kalian bisa lakukan beberapa hal berikut:
- Aktifkan fitur screen saver atau pixel shift kalau tersedia
- Hindari meninggalkan satu gambar terlalu lama
- Turunkan kecerahan kalau nonton dalam waktu lama
Mengabaikan Update Firmware

Smart TV itu ibarat smartphone besar yang nempel di dinding ruang tamu. Dia juga butuh update software secara berkala supaya performanya tetap mulus dan bebas bug.
Kalau kamu suka lewatin notifikasi update atau matiin fitur update otomatis, lama‑lamaan bisa bikin TV jadi lag, aplikasi tiba‑tiba crash, atau malah bikin koneksi input jadi nggak stabil.
Padahal, pembaruan firmware itu bukan sekadar penambah fitur, tapi seringkali juga memperbaiki bug, meningkatkan performa, sekaligus nutup potensi celah keamanan yang bikin TV rentan gangguan.
Jadi jangan lupa untuk memperbarui firmware TV kalian saat sudah tersedia. Jika memungkinkan, aktifkan saja update otomatis agar kalian tidak repot lagi.
Tips Supaya TV Kamu Awet Banget

Walaupun tiga kebiasaan di atas adalah “pembunuh halus” buat umur TV, ada juga beberapa tips yang bisa kamu coba untuk memperpanjang usia perangkat elektronik ini.
Hindari Tempat Panas atau Lembap
Menaruh TV dekat jendela yang kena sinar matahari langsung, atau di area yang lembap kayak dekat dapur, bisa bikin komponen internal TV “stress” karena suhunya naik terus.
Overheat atau paparan kelembapan dalam jangka panjang bisa merusak sirkuit dan panel layar. Pilih ruang yang sejuk, nggak lembap, dan punya sirkulasi udara yang baik.
Bersihkan Secara Rutin
Debu itu adalah dari banyak perangkat elektronik, termasuk TV. Kalau kamu jarang bersihin layar atau ventilasi belakang TV, debu bisa numpuk dan bikin TV overheat karena aliran udara terhambat — yang pada akhirnya bisa bikin komponen jadi lebih cepat rusak.
Maka dari itu, jangan lupa bersihin layar TV secara rutin pakai kain mikrofiber lembut, dan bersihin ventilasi belakang supaya aliran udara tetap lancar.
Matikan TV Kalau Saat Tak Digunakan
Banyak banget dari kita yang seringkali membiarkan TV tetap menyala padahal sudah tidak ditonton. Kebiasaan ini bisa bikin komponen internal cepat aus dan memperpendek usia layar.
Mulai sekarang, kalian harus hindari kebiasaan tersebut dan matikan TV jika memang sekiranya sudah tidak digunakan lagi.
Kesimpulan
Jadi, merawat TV itu sebenernya nggak serumit yang dibayangkan kok. Dengan melakukan kebiasaan‑kebiasaan kecil tapi konsisten — kamu bisa memperpanjang umur TV jauh lebih lama dari perkiraan rata‑rata 5‑7 tahun yang biasa terjadi kalau perawatannya asal‑asalan.
Mulai dari sekarang, kalian harus lebih cermat dalam merawat perangakt elektronik seperti TV jika tidak mau cepat rusak. Semoga informasi diatas bisa membantu dan bermanfaat.




