Kita seringkali denger kalau update software itu bagus dan wajib dilakukan biar HP tetap aman, stabil, dan performanya makin optimal — karena sistem diperbarui, bug diperbaiki, dan fitur baru dibawa masuk ke perangkat.
Tapi entah kenapa, setelah update OS, bukannya HP terasa makin ngebut, justru ada yang malahan jadi lemot, lambat, atau lag ketika dipakai.
Hal ini bukan cuma perasaan kamu saja — banyak pengguna dari Android sampai iPhone juga ngalamin hal serupa, bahkan ada yang bilang makin sering update malah makin berat kerjanya.
Masalah ini bisa bikin kesel dan bikin kamu mikir ulang mau update lagi atau enggak, padahal update sebenarnya penting banget buat keamanan dan fitur baru.
Nah, daripada bingung sendiri, yuk kita ulik lebih jauh kenapa HP bisa jadi lemot setelah update software dan apa aja faktor yang bikin performanya jadi menurun setelah selesai upgrade sistem.
Penyebab HP Jadi Lemot Setelah Update Software

Setiap brand biasanya menyediakan update software dengan jangka waktu tertentu untuk produk-produk mereka. Namun terkadang, pembaruan ini justru membuat perangkat jadi lemot. Kenapa begitu?
Proses Penyesuaian Sistem
Begitu update selesai, jangan langsung panik kalau HP masih terasa lambat. Ada banyak proses sistem yang bekerja di latar belakang pasca‑update — misalnya penataan ulang file, indeks ulang data, dan update otomatis aplikasi — yang bikin prosesor kerja ekstra keras duluan sebelum semuanya stabil.
Proses ini biasanya berlangsung antara 24–48 jam, tergantung jenis update dan spesifikasi HP kamu. Selama periode ini, HP sering terasa lambat karena CPU dan RAM lagi sibuk menyesuaikan setting baru.
Kebutuhan Sumber Daya Lebih Besar
Versi OS terbaru umumnya datang dengan fitur tambahan dan antarmuka visual yang lebih kompleks. Itu artinya kebutuhan RAM, CPU, dan GPU meningkat dibanding versi sebelumnya.
Nah, buat HP model lama atau yang spesifikasinya terbatas, ini bisa bikin sistem terasa lemot karena hardware harus bekerja lebih keras untuk memenuhi tuntutan resource tersebut.
Kompatibilitas Aplikasi Belum Optimal
Update tidak hanya memengaruhi sistem, tetapi juga harus selaras dengan aplikasi yang kamu pakai. Sayangnya, nggak semua aplikasi langsung di‑update pengembangnya supaya kompatibel dengan OS terbaru.
Akibatnya, beberapa aplikasi bisa crash, nge‑lag, atau mengambil sumber daya lebih besar dari yang seharusnya.
Thermal Throttling karena Suhu HP Naik
Saat proses update selesai dan proses latar belakang masih berjalan, CPU dan GPU bisa bekerja lebih keras dan membuat suhu HP naik.
Ketika itu terjadi, sistem perlindungan akan menurunkan kecepatan prosesor supaya suhu turun — fenomena ini dikenal sebagai thermal throttling, dan ini bisa bikin HP terasa makin lemot.
Penyimpanan dan RAM Hampir Penuh
Setelah update, sistem dan aplikasi baru bisa mengisi ruang penyimpanan dan RAM secara lebih padat. Kalau ruang penyimpanan internal kamu hampir penuh, akses baca‑tulis jadi lambat dan berdampak langsung pada performa HP.
Cara Mengatasi HP Lambat Setelah Update OS

Jangan langsung panik kalau HP kalian tiba-tiba jadi lemot setelah update. Ini beberapa tips yang bisa kalian coba :
Restart Perangkat
Saat restart, HP akan menutup semua proses yang jalan di latar belakang dan nge‑refresh RAM serta sistem. Ini penting banget setelah update karena banyak tugas sistem masih berjalan di belakang layar untuk menyesuaikan performa.
Bersihin Cache dan Data Sementara
Cache itu data sementara yang disimpen buat akses cepat. Sayangnya, setelah update cache lama bisa jadi ketinggalan zaman atau bahkan rusak, dan menjadikan performa HP terasa melambat. Kamu bisa:
Hapus cache aplikasi satu‑per‑satu lewat Settings > Apps > Storage > Clear cache (Android) atau hapus lewat opsi aplikasi itu sendiri (iPhone).
Untuk Android, kamu juga bisa wipe cache partition lewat Recovery Mode — ini ngapus cache sistem tanpa hilangkan data pribadi.
Update Semua Aplikasi
Kadang update sistem bikin beberapa aplikasi yang belum di‑update jadi kurang kompatibel → jadinya lemot atau nge‑lag. Buka Play Store atau App Store, terus cek bagian Updates dan install semua yang tersedia.
Cek Sisa Ruang Penyimpanan
HP perlu ruang kosong supaya sistem dan aplikasi bisa jalan lancar — apalagi setelah update yang biasanya butuh ruang lebih besar. Kalau penyimpanan internal kamu cuma sisa sedikit (< 10‑15%), performa bisa turun drastis.
Nonaktifin Aplikasi atau Fitur Berat
Beberapa aplikasi yang terus jalan di background bisa ngehabisin RAM dan CPU, bikin performa HP makin lambat. Kalian bisa coba tutup aplikasi yang lagi nggak dipakai. Selain itu, matikan sinkronisasi otomatis kalau banyak app nge‑sync secara terus‑menerus.
Reset Pengaturan Sistem
Kalau semua cara di atas udah dicoba tapi HP masih lemot, salah satu opsi adalah reset pengaturan sistem — bukan reset pabrik penuh, tapi reset setting‑nya aja dulu.
Reset Pabrik
Kalau kendala terus berlanjut dan terasa cukup parah, reset pabrik bisa jadi cara paling efektif karena balikkin sistem ke kondisi awal. Tapi ingat untuk backup semua data penting dulu! Karena reset pabrik bakal hapus semua konten di internal.
Kesimpulan
Nah, jadi itulah beberapa langkah yang bisa kamu coba kalau HP terasa lemot setelah update. Jangan buru-buru panik atau langsung berpikir perangkatmu udah waktunya pensiun.
Kebanyakan masalah performa setelah update itu bisa diatasi dengan cara yang cukup mudah. Jadi, coba deh beberapa tips tadi, dan lihat apakah HP kamu kembali ngebut seperti semula!
Semoga informasi ini bermanfaat buat kamu. Jangan lupa share ke teman yang mungkin lagi ngalamin hal yang sama!




