Solusi HP Terkunci PT Samsung Electronics Indonesia, Kenapa?

HP Terkunci Samsung Electronics Indonesia
HP Terkunci Samsung Electronics Indonesia

Membeli HP bekas memang menjadi salah satu hal yang lumrah dilakukan karena biasanya memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan membeli smartphone baru. Namun dalam beberapa waktu belakangan ini, sedang banyak kasus terkait jual beli HP second.

Dimana banyak pembeli yang dirugikan karena tiba-tiba, smartphone bekas yang mereka beli terkunci oleh PT Samsung Electronics Indonesia. Dan hal tersebut membuat HP tidak bisa dibuka maupun digunakan sama sekali.

Setelah diselidiki, ternyata penyebab dari terkuncinya HP second tersebut adalah karena masih dalam proses kredit atau cicilan. Sehingga ketika cicilannya tidak dibayar, maka secara otomatis smartphone akan terkunci.

Nah dengan adanya kasus semacam ini tentu membuat orang was-was dan khawatir ketika ingin membeli smartphone bekas. Lantas bagaimana cara kita mengetahui bahwa sebuah HP bekas masih dalam proses kredit atau sudah lunas?

Untuk tahu lebih jauh tentang fenomena HP yang terkunci oleh PT Samsung Electronics Indonesia ini, mari kita cek pembahasan lengkapnya berikut ini. Supaya kalian juga tidak menjadi korbannya di kemudian hari.

Risiko Beli HP Bekas yg Masih Kredit

HP Terkunci Samsung Electronics Indonesia
HP Terkunci Samsung Electronics Indonesia

Memang sekarang ini membeli HP dengan metode kredit sedang marak dan cukup populer. Namun beberapa pihak justru memanfaatkannya dengan menjual smartphone yang masih dalam proses cicilan tersebut kepada orang lain.

Akibatnya, orang yang membeli HP kredit tersebut tentu memiliki berbagai macam risiko kerugian. Apa saja ya? Simak penjelasan lengkapnya yang sudah Jakarta Studio rangkum berikut ini.

1. Risiko Terkunci

Salah satu risiko utama membeli HP yang masih dalam masa kredit tentu saja adanya kemungkinan bahwa perangkat akan dikunci karena pemilik sebelumnya tidak membayar dan melunasi cicilannya. Sehingga nanti smartphone tak akan bisa dibuka dan digunakan lagi.

2. Kerugian Uang

Dan jika smartphone terkunci, sudah pasti hal tersebut akan menimbulkan kerugian materil bagi yang membeli HPnya. Mereka yang sudah mengeluarkan uang untuk membeli smartphone bekas tersebut namun ternyata masih dalam masa kredit dan akhirnya tak bisa dipakai lagi.

3. Kualitas Tak Terjamin

Dari segi kualitas perangkat juga tak bisa dijamin karena berupa smartphone second. Bisa jadi oleh pengguna sebelumnya diperlakukan buruk yang membuat smartphone memiliki kerusakan tertentu jika tidak dicek dengan hati-hati.

4. Kepemilikan Tidak Jelas

Karena smartphone masih dalam proses cicilan, maka tentu ia belum menjadi milik orang yang menjualnya kepada kita. Dan nanti pun kita pastinya juga akan kesulitan jika ingin melakukan proses transfer kepemilikan dan harus melewat proses yang panjang.

5. Kesulitan Jual Kembali

Dan tentunya, smartphone bekas yang masih dalam cicilan akan sulit atau bahkan tidak bisa dijual kembali. Apalagi jika sudah terkunci, jika pun laku dijual maka harganya akan sangat murah dan membuat kita rugi.

6. Terlibat Kasus Hukum

Karena jika menerima barang yang masih dalam tahap kredit, maka bisa dianggap sebagai aktivitas penjualan ilegal dan menghindari tanggungjawab pembayaran cicilan. Sehingga hal tersebut bisa membuat kita terlibat dalam kasus hukum lho.

Cara Cek HP Masih Kredit atau Tidak

Dengan semakin maraknya kasus semacam ini, tentu harus membuat kita lebih waspada ketika akan membeli HP bekas. Jangan sampai menjadi korban dari HP yang masih dalam tahap cicilan karena akan berisiko dikunci dan tak bisa digunakan.

Lantas bagaimana cara kita mengetahui apakah sebuah smartphone masih dalam tahap kredit atau sudah lunas? Tentu ada beberapa tips yang bisa kalian gunakan untuk mengeceknya, antara lain.

1. Tanya Detail HP

Ketika COD untuk membeli HP bekas, kalian bisa bertanya kepada pemiliknya apakah smartphone tersebut sudah dalam kondisi lunas atau masih dalam tahap kredit. Jika katanya sudah lunas, coba tanyakan soal kuitansi atau nota pembeliannya. Jika masih kredit, tanyakan soal sisa pembayaran cicilan dan lain-lain.

2. Cek App Samsung Finance+

Kemudian kalian juga bisa mengecek apakah di smartphone tersebut ada aplikasi seperti Samsung Finance atau yang sejenisnya. Hal ini bisa menjadi pertanda bahwa HP masih dalam tahap cicilan dan belum lunas. Jadi sebaiknya kalian harus berhati-hati.

3. Cek Riwayat Pemakaian

Lalu kaian juga bisa menanyakan soal riwayat pemakaian HP kepada si penjual. Apakah HP tersebut pernah diguankan untuk kredit atau cicilan sebelumnya. Pastikan bahwa kondisi smartphone sudah lunas dan tidak ada tanggungan lain.

4. Verifikasi Device Service

Tips yang satu ini juga bisa sangat berguna untuk cek status sebuah smartphone. Caranya masuk ke Pengaturan > Scroll pilih Tentang Ponsel > Informasi Status. Cek apakah ada informasi tentang Device Services atau Samsung Finances. Jika ada, maka kemungkinan HP masih dalam cicilan dan belum lunas.

Apakah HP Terkunci Bisa Dibuka Lagi?

HP Terkunci Samsung Electronics Indonesia
HP Terkunci Samsung Electronics Indonesia

Nah jika sudah terlanjur membeli smartphone bekas yang masih dalam proses kredit dan terkunci, apakah masih bisa dibuka? Tentu yang menari korban dari fenomena ini akan mengalami kerugian jika HPnya tidak bisa dipakai.

Jika kalian juga termasuk salah satunya, maka ada beberapa hal yang bisa kalian coba lakukan untuk menindaklanjuti kasus semacam ini, diantaranya :

1. Minta Pertanggung Jawaban Penjual

Kalian tentu bisa langsung meminta pertanggungjawaban dari si penjual HP tersebut jika mendapati smartphone masih belum lunas yang mengakibatkannya terkunci. Nantinya bisa dicari jalan keluar terbaik yang bisa diambil.

Apakah transaksi jual beli HP dibatalkan dan uang dikembalikan atau si penjual mau melunasi sisa cicilan dari smartphone tersebut. Silahkan diskusikan jalan terbaik yang bisa diambil kedua belah pihak.

2. Bayar Cicilan Tersisa

Jika memang si pemilik HP sebelumnya sudah menghilang dan tidak bisa dimintai pertanggungjawaban, maka langkah terbaik yang bisa kita ambil adalah dengan melunasi cicilan smartphone tersebut.

Dengan begitu, kalian bisa segera melunasinya dan smartphone pun bisa terbuka serta digunakan dengan normal kembali. Memang membutuhkan biaya yang lebih namun daripada HP tidak bisa dibuka sama sekali.

Kesimpulan

Nah itulah penjelasan tentang kenapa HP terkunci PT Samsung Electronics Indonesia. Hal tersebut dikarenakan smartphone masih dalam proses cicilan dan belum dilunasi sehingga akan terkunci secara otomatis.

Kasus semacam ini banyak terjadi dan para pembeli smartphone bekaslah yang menjadi korbannya. Untuk itu, sebelum membeli HP second, cek apakah ia sudah lunas atau masih kredit. Lihat apa ada app finance di dalamnya serta tanyakan nota pembelian.

Jika sudah terlanjur membeli HP yang belum lunas dan terkunci, maka sebaiknya segera coba hubungi penjual dan minta pertanggung jawabannya. Apabila tidak bisa, maka kalian dapat melunasi sendiri sisa cicilan yang belum dibayarkan.