Pengertian Data Beserta Penggunaan Data: Fungsi, Jenis-Jenis Data dalam Teknologi Informasi

Pengertian Data

JSMedia – Data sudah menjadi sebuah istilah yang sangat umum terdengar dalam pembicaraan sehari-hari. Sayangnya, jarang sekali orang yang berusaha mencari tahu pengertian data yang sebenarnya. Padahal data tidak hanya berdiri sendiri.

Ada banyak jenis data yang pengelompokannya didasarkan hal tertentu, sehingga memahami makna dari istilah data itu sangat penting. Terutama jika Anda bekerja di dunia yang tidak pernah lepas dari data.

Pengertian Data

Pengertian Data

Data merupakan beberapa keterangan atau fakta yang dibentuk dalam wujud angka, kata-kata, simbol maupun berupa kalimat. Data itu bisa hadir setelah menjalani proses pencarian dan juga pengamatan dengan didasarkan dari sumber yang sudah ditentukan sebelumnya.

Data juga bisa diartikan sebagai kelompok keterangan dasar yang asalnya dari suatu objek maupun dari sebuah kejadian tertentu. Kumpulan dari keterangan dasar itu digabung untuk menjadi bentuk yang lebih kompleks lagi.

Dari segi bahasa, data berasal dari bahasa Latin yang awalnya disebut “Datum” dengan makna sesuatu yang diberi. Jika diperluas, Anda bisa mengambil kesimpulan data merupakan hasil aktivitas pengamatan dan pencarian variabel tertentu yang wujudnya bermacam-macam.

Beberapa ahli juga memberikan pendapatnya mengenai pengertian data. Pertama ada Kristanto yang mengatakan data merupakan fakta mentah dari objek yang bisa mengurangi tingkat ketidakpastian dari sebuah kejadian dan juga keadaan.

Ada juga Kuswadi dan E. Mutiara yang menyimpulkan ini adalah sekumpulan dari keterangan yang asalnya dari kegiatan observasi atau pengamatan dan bisa berupa angka, lambang maupun sifat.

Fungsi Penggunaan Data

Fungsi Penggunaan Data

1. Acuan Aktivitas

Data lebih digunakan sebagai tolak ukur kemana pergerakan selanjutnya akan dilakukan. Sehingga dengan ini, pergerakan akan lebih bermanfaat dan efektif karena didasarkan data yang sudah ada.

Tanpa adanya data sebagai acuan aktivitas, maka Anda tidak akan bisa bergerak dengan efektif. Misalnya seperti dalam penjualan produk, sales akan bergerak sesuai dengan data para konsumen.

Ketika konsumen lebih aktif di sosial media, maka sales juga akan bergerak ke arah sosial media. Dengan begitu, penjualan jadi lebih efektif dan tepat sasaran.

2. Untuk Perencanaan

Fungsi ini sebenarnya juga masih ada hubungannya dengan sebelumnya. Data akan bermanfaat sekali sebagai dasar utama ketika membuat sebuah perencanaan. Perencanaan yang baik harus dilakukan dengan mempertimbangkan banyak hal.

Data adalah salah satu pertimbangan utamanya. Anda bisa menggunakan data untuk bisa membuat rencana dan memprediksi bagaimana keadaan kedepannya. Rencana juga akan lebih terarah dan efektif.

3. Dasar Keputusan

Data juga sudah sangat umum digunakan untuk membuat keputusan. Ketika mengambil keputusan, maka perlu banyak alasan dan pertimbangan. Data ini akan menyediakan semua hal yang dibutuhkan sebelum keputusan bisa diambil.

4. Evaluasi

Proses evaluasi sangat penting dalam setiap aktivitas. Proses evaluasi juga akan lebih efektif jika melihat bagaimana data yang ada. Contoh mudahnya, Anda berjalan dari kota A dan B dengan melewati berbagai jalan.

Rute perjalanan itu sebagai data dan waktu tempuh sebagai hasil akhir. Anda bisa melakukan evaluasi dari data perjalanan untuk memilih waktu tempuh yang paling cepat.

Jenis-Jenis Data

Jenis-Jenis Data

1. Data dari Cara Mendapatkannya

Primer

Data yang didapatkan secara langsung ke objek sasaran. Contohnya seperti data wawancara, survei, dan juga kuesioner.

Sekunder

Data yang asalnya dari sumber lain atau tidak langsung dari objek target. Misalnya data penyakit dan data sensus.

2. Data dari Sumbernya

Eksternal

Data yang didapatkan di luar lokasi penelitian. Biasanya hanya digunakan sebagai pembanding saja, sehingga tidak digunakan sebagai analisis utama.

Data Internal

Data utama yang didapatkan dari lokasi inti dari penelitian. Contohnya data terkait karyawan, data kepuasan pelanggan, dan lain-lain.

Baca Juga: Calon Programmer Harus Tau! Pengertian Coding, Tujuan beserta Manfaat

3. Data dari Sifat

Kuantitatif

Data yang didapat dari survei yang hasilnya biasanya dalam bentuk angka. Selain itu, data kuantitatif juga dianggap sangat objektif. Ketika membacanya, Anda tidak akan mengartikannya secara berbeda.

Kualitatif

Data yang bentuknya lebih cenderung menjelaskan atau deskriptif dan bentuknya bukan angka. Biasanya data ini bisa didapatkan dari proses observasi, wawancara, dan lain-lain.

Dari pengertian data di atas, sekarang Anda sudah mulai memahami apa itu data. Selain itu, ternyata data juga memiliki banyak jenis. Dengan informasi ini Anda akan lebih mudah mengenali data dengan didasarkan jenisnya.